Ditargetkan Lima Sekolah Menuju Akreditasi A - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru

Live Streaming

Senin, Oktober 24, 2016

Ditargetkan Lima Sekolah Menuju Akreditasi A



Pangkalpinang – Ditargetkan sebanyak lima sekolah menengah atas/sederajat di Pangkalpinang menuju akreditasi A. Status akreditasi A sangat penting bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Pencapaian target didukung ujian kompetensi guru di Bangka Belitung yang mendapat peringkat enam nasional serta rata-rata komptensi guru SMA di Pangkalpinang yang mencapai 66,78.

Edison Taher Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang mengatakan, peningkatan akreditasi terus dipacu. Terdapat lima sekolah di Pangkalpinang terus ditingkatkan akreditasinya supaya mendapatkan akreditasi A. Akreditasi sekolah mempengaruhi siswa untuk melanjutkan pendidikan, karena akreditasi A dan B memberikan kemudahan bagi siswa melanjutkan ke perguruan tinggi.

Guru di Bangka Belitung memiliki kompetensi baik. Menurut Edison, hal ini dibuktikan dari pelaksanaan ujian kompetensi guru yang menembus angka 59,07. Pencapaian ini di atas angka rata-rata nasional yang hanya 56,69. Angka 59,07 tersebut mengantarkan Bangka Belitung berada pada peringkat enam nasional. Sedangkan untuk ujian kompetensi guru Pangkalpinang berada diangka 66,78

Edison kagum dengan kegiatan bazaar yang digelar SMAN 3 Pangkalpinang. Ia menjelaskan, peserta bazaar mencapai 29 stand dan jumlah ini cukup banyak. Selain itu didukung berbagai kegiatan di antaranya, kegiatan literasi. Program literasi dimulai dari membaca selama 15 menit, diikuti penyedian pojok pustaka, pojok baca, dan taman bacaan.

"Pangkalpinang telah mendeklarasikan sebagai kota literasi. Semua siswa sekolah diwajibkan membaca selama 15 menit buku non pelajaran sebelum belajar dimulai dan membuat ringkasan atas apa yang dibaca. Semoga ini dapat meningkatkan peringkat Indonesia dalam bidang literasi dunia," harap Edison.

Sementara Kunlistiani Kepala SMAN 3 Pangkalpinang mengatakan, kegiatan bazaar berlangsung sampai tanggal 29 Oktober 2016. Selain bazaar terdapat pentas seni, lomba menulis, mading, melukis tudung saji, fotografi, workshop, literasi serta kegiatan bhakti sosial dengan memberikan bantuan sembako kepada 65 warga sekitar.

"Anak-anak diberi modal satu juta per kelas untuk berwirausaha pada bazaar ini dengan menjual makanan khas Bangka. Dalam seminggu dana dikembalikan lagi. Selain itu anak-anak juga menampilkan produk homemade. Semua ini untuk memberikan pengalaman siswa berwirausaha dan bergaul dengan masyarakat," kata Kunlistianti.

Lebih jauh ia menjelaskan, SMAN 3 Pangkalpinang merupakan sekolah rujukan bersama enam sekolah lainnya di Bangka Belitung. Sekolah ini menerapkan Standar Nasional Pendidikan dan menggunakan kurikulum 2013. Sekolah model SNP di Bangka Belitung yaitu SMAN 1 Sungailiat, SMAN 1 Muntok, SMAN 1 Tanjungpandan, SMA 1 Koba, SMAN 1 Toboali dan SMAN 1 Gantung.

"Pemilihan sekolah model berdasarkan pelaksanaan kurikulum 2013. Tahun 2014, SMAN 3 menjadi induk klaster yang membawahi delapan sekolah di Bangka Belitung. Kurikulum 2013 ada mata pelajaran wirausaha dan prakarya. Jadi belajar tidak hanya di kelas, tetapi bisa bersama masyarakat,” jelasnya.


Tidak ada komentar: