Elektrifikasi 100 Persen, PLN Siap Realisasikan Sejuta Sambungan - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Jumat, Desember 23, 2016

Elektrifikasi 100 Persen, PLN Siap Realisasikan Sejuta Sambungan

Jakarta - PLN Distribusi Jawa Barat siap merealisasikan sejuta sambungan bagi Kepala Keluarga (KK) pada 2017 untuk mengejar target rasio elektrifikasi 100% pada 2018 di di provinsi tersebut.
GM PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana mengungkapkan saat ini sekitar 2 juta KK di Jabar masih belum menikmati listrik, terutama sejumlah daerah terpencil di Jabar Selatan yang mencakup Pangandaran, Tasikmalaya, Cianjur dan Garut.
Ilustrasi, KWH Meter PLN
"Memang yang menjadi kendala utama itu bukan tidak adanya jaringan listrik, tapi karena minimnya akses jalan yang menghambay proses pemasangan sambungan," katanya, Kamis (22 Desember 2016).

Dia menjelaskan, berat satu tiang listrik beton bisa mencapai 1.500 kg, sehingga tanpa akses jalan yang memadai akan menyulitkan PLN dalam membangun jaringan untuk menyuplai listrik ke rumah-rumah warga. Pasalnya, kendaraan seperti truk tak bisa masuk.

Akibatnya, PLN harus menggunakan cara manual dengan cara memikulnya. Karena dipikul, maka proses pengerjaannya menjadi lama dan tidak mudah. Untuk itu, pihaknya ke depan akan mengkaji kemungkinan penggunaan tiang listrik besi yang lebih ringan.

"Risikonya menjadi tidak tahan lama dan harus sesering mungkin diperiksa," ujarnya.

Mengenai pendapatan perseroan sepanjang tahun ini, Iwan mengaku optimistis dipastikan mencapai target sebesar Rp45 triliun. Hingga November 2016, pendapatan yang diterima telah mencapai Rp40 triliun.

Total Penjualan Energi Listrik sampai bulan November 2016 42,2 TWh mengalami peningkatan sebesar 6,12%, dibandingkan dengan November tahun 2015 (yaitu sebesar 41,1 TWh ). Total penjualan energi listrik untuk pelanggan industri pada bulan November 2016 20,3 TWh meningkat sebesar 7,3 96 dibandingkan November 2015 (18,9 TWh).

Jumlah Pelanggan PLN Distribusi Jawa Barat sendiri hingga November tercatat 12.416.157 pelanggan, naik 5% dari pelanggan pada November 2015 yang tercatat 11.814314 pelanggan.

PASOKAN TAHUN BARU

Menyambut momen besar di penghujung tahun 2016, PLN Jawa Barat akan melakukan Siaga pasokan listrik di 15 area di wilayah kerjanya. PLN Distribusi Jawa Barat menyiagakan sekitar 3.686 personel pelaksana teknik untuk menjaga keandalan pasokan listrik.

"Petugas tersebut didukung 434 kendaraan pelayanan teknik, 58 unit trafo mobile, 23 unit mobil crane, 10 unit mobil deteksi gangguan dan 87 unit genset berkapasitas 1-100 kVA," ujarnya.

Para personel dengan sarana penunjang tersebut bersiaga untuk melakukan pemantauan khusus ke tempat-tempat ibadah maupun pusat-pusat keramaian selama 24 jam penuh untuk memastikan jaringan listrik tetap andal dan nyaman bagi para pelanggan.

Setidaknya, Qemantauan pasokan listrik secara intensif akan dilakukan di 582 titik yang tersebar di seluruh wilayah di Jawa Barat. Titik-titik tersebut terdiri dari objek vital seperti pusat keramaian, pemerintahan, rumah sakit, rumah ibadah, dan tempat wisata.

"Siaga Natal dan Tahun Baru tahun ini dimulai 23 Desember 2016 hingga 1 Januari 2017. Dalam periode tersebut, PLN tidak melakukan pekerjaan/pemeliharaan yang dapat mengganggu pasokan listrik kecuali pekerjaan perbaikan yang disebabkan gangguan dan kondisi emergency," ujarnya.

Dia menyebutkan, beban puncak malam menjelang Natal tahun 2016 diperkirakan turun dari 6.800 MW menjadi sekitar 5.128 MW. Sedangkan pada malam tahun baru beban puncak diprediksi sebesar 5.372 MW. Beban Puncak Natal dan Tahun Baru diprediksi turun dibandingkan dengan Beban Puncak hari biasanya dikarenakan pelanggan industri dengan daya besar sedang meliburkan aktivitasnya.

Daya mampu sistem kelistrikan Jawa Barat tertinggi tahun ini mencapai 13.006 MW, sedangkan untuk Siaga Natal dan Tahun Baru ini pasokan listrik yang disiapkan mencapai 10.300 MW, masih jauh diatas prediksi Beban Puncak Natal dan Tahun Baru.

"Beban Puncak tertinggi pada siang hari di Jawa Barat tahun ini tercatat pada tanggal 24 November 2016 sebesar 6.812 MW sedangkan Beban Puncak Malam tertinggi tahun ini tercatat pada tanggal 19 Oktober 2016 sebesar 7.081 MW," paparnya.

BISNIS.COM