Koperasi Nelayan Diminta Laporkan Perkembangan Usaha - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Kamis, Desember 29, 2016

Koperasi Nelayan Diminta Laporkan Perkembangan Usaha

Inradiofm.com, Toboali - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, minta koperasi nelayan yang menerima bantuan fasilitas alat tangkap ikan dari pemerintah, untuk dapat melaporkan perkembangan usahanya.

Ilustrasi-Nelayan
"Saat ini belum ada koperasi dan kelompok usaha bersama nelayan yang melaporkan penggunaan bantuan sarana alat tangkap ikan yang sudah disalurkan" kata Kabid Perikanan Tangkap DKP Bangka Selatan, Marpaung di Toboali, Rabu (28/12) kemarin.

Dijelaskannya, koperasi dan KUBE (kelompok usaha bersama) nelayan yang menerima bantuan diwajibkan melaporkan perkembangan usaha sekali dalam sebulan selama enam bulan.

"Laporan ini untuk mengetahui sejauh mana dampak bantuan yang disalurkan terhadap perkembangan usaha. Apakah mengalami peningkatan atau tidak," ujarnya.

Dikatakannya, pada tahun ini Dinas Kelautan dan Perikanan Bangka Selatan, telah menyalurkan berbagai alat tangkap ikan seperti bubu, coolbox, fish finder dan lainnya kepada enam koperasi dan KUBE nelayan tradisional.

Menurutnya, bantuan yang diberikan kepada nelayan itu sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Bangka Selatan Nomor 188.45/400/DKP/2016, dalam upaya meningkatkan usaha dan kesejahteraan nelayan.

"Nelayan yang menerima bantuan juga melalui verifikasi yang dilakukan oleh Tim DKP dan selanjutnya baru diusulkan kepada bupati untuk diterbitkan SK," katanya.

Ia mengimbau kepada nelayan yang ingin mendapatkan bantuan agar menjadi anggota koperasi nelayan atau perikanan.

"Proposal bantuan akan ditinjau apakah calon penerima layak menerima bantuan atau tidak," ujarnya. (ANTARABABEL)

ANTARA I HK