Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]


INRADIOFM.COM, Manggar, Beltim – Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) diwajibkan melaporkan seluruh harta kekayaannya dalam Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN). Laporan ini harus diselesaikan sebelum akhir bulan Desember 2016 ini.

Kewajiban ini diperutukkan bagi seluruh ASN Pemkab Beltim yang belum pernah melaporkan harta kekayaan seperti dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). Jika ASN tidak melaporkan, yang bersangkutan akan dikenakan sanksi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.


Wakil Bupati Beltim, Burhanuddin
“Ini khusus bagi PNS yang belum melaporkan harta kekayaannya. Kalau sudah dalam LHKPN, maka dia sudah tidak wajib lagi ikut LHKASN,” terang Wakil Bupati Beltim, Burhanuddin, saat membuka Sosialisasi Data LHKASN di Auditorium Zahari MZ, Selasa (6/12).

Aan, sapaan sehari-hari Burhanuddin, menekankan seluruh harta kakayaan yang wajib dilaporkan merupakan harta ASN, harta milik suami/istri, dan harta anak yang menjadi tanggungan ASN. Bahkan Ia menyebutkan jika seseorang ASN memperoleh pemberian, hadiah ataupun warisan wajib pula dilaporkan.

“Tulis ini, anda misalnya sebagai PNS dapat warisan dari mertua sebuah mobil atau sebidang tanah itu wajib dimasukkan, walaupun itu untuk istri atau atas nama anda atau nama siapapun. Pokoknya harta yang anda gunakan wajib dilaporkan,” kata Aan kepada Humas Beltim.

Untuk sanksi Aan, menekankan jika ASN tidak melaporkan maka akan ada sanksi bagi yang melanggar. Sanksi tersebut salah satunya berupa peninjauan kembali (penundaan/ pembatalan) pengangkatan wajib lapor LHKASN dalam jabatan struktural/fungsional.

“Jangan coba-coba tidak melaporkan. Sanksinya jelas ada di UU ASN sama di Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara. Tidak hanya administratif, tapi juga penundaan kenaikan pangkat, promosi atau berkaitan dengan tunjangan kinerjanya,” tegas Aan.

Untuk itu, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Beltim tersebut menargetkan LHKASN harus sudah selesai sebelum tutp tahun 2016 ini. Bahkan Ia melarang Inspektur Beltim, Rodney Edwar Lumbatobing untuk cuti sebelum LHKASN selesai.

“Pokoknya akhir bulan ini semua sudah selesai. Pak Tobing jangan cuti dulu ya sebelum laporan semuanya selesai,” ujarnya. (@2!_Humas Beltim)

Bottom Ad [Post Page]