Pembinaan dan Pembangunan Agama Adalah Penting - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Minggu, Januari 15, 2017

Pembinaan dan Pembangunan Agama Adalah Penting

Inradiofm.com, PANGKALPINANG - Pembinaan dan pembangunan di bidang agama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) senantiasa mempunyai kedudukan dan peranan yang amat penting sebagai bagian integral dari upaya meletakkan landasan moral dan spriritual yang kokoh bagi keberhasilan pelaksanaan pembangunan nasional dan daerah.

Asisten III Sekretaris Daerah (Sekda) Babel Bidang Administrasi Umum K.A. Tajuddin SH
Hal itu senada dengan sambutan Plt Gubernur Babel Dr Ir Yuswandi A. Temenggung yang disampaikan Asisten III Sekretaris Daerah (Sekda) Babel Bidang Administrasi Umum K.A. Tajuddin SH pada perayaan Natal Oikumene tahun 2017 di Sport Hall SMA St. Yosef Pangkalpinang Jumat (13/01/2017) malam.

Dengan perayaan ini, disampaikan Tajuddin, umat Kristiani mampu menempatkan diri dalam keselarasan, keseimbangan dan keserasian hidup antar umat beragama. "Manusia sebagai subjek pembangunan akan mampu menempatkan diri dalam keselarasan, keseimbgan dan keserasian hidup antara manusia satu dengan yang lainnya di dalam masyarakat," kutip Tajuddin.

Lebih lanjut Tajuddin mengatakan, perayaan natal tahun ini membawa kebahagiaan, kedamaian, dan kesejahteraan kepada segenap umat Kristiani dan seluruh masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan pada gilirannya akan menjadikan kekuatan yang efektif bagi keberhasilan pembagunan baik secara materil maupun spiritual.

"Pemerintah sangat mengharapkan peran serta dan bantuan semua umat, para pemuka agama termasuk para pendeta, tokoh gereja, tokoh masyarakat dalam memberikan kontribusinya dan partisipasi aktif dalam berbagai krisis serta tantangan yang dihadapi," ungkap Tajuddin.

Dalam kesempatan sama Monsegniur Yohannes Harun Yuwono selaku Administrator Apostolik Keuskupan Pangkalpinang dalam kotbahnya mengatakan, perayaaan natal merupakan peristiwa yang dimaknai sebagai perayaan kasih antar sesama.

"Perayaan natal dimaknai sebagai peristiwa perayaan kasih, perayaan solidaritas dan peraaudaraan yang sejati," kata Monsegniur Yohannes Harun Yuwono.

Allah, sambung Monsegniur Yohannes Harun Yuwono selalu menyertai manusia dalam menjaga dan melindungi manusia yang selalu mengingat-Nya.

Sementara itu, Ketua FKUB Babel dr Wisnu mengatakan, Natal merupakan simbol kasih dan membawa perdamaian dan kerukunan bagi seluruh umat. "Mari kita jadikan keberagaman ini sebagai sesuatu yang indah," ajak Wisnu.

Wisnu juga mengajak umat Kristen agar menjaga dan memelihara kerukunan hidup beragama di Babel. "Kita beragama harus menjaga kondisi Babel yang kondusif," ujar Wisnu.

Sebelumnya, Ketua Panitia Perayaan Natal Ben Sorliam Nasium menjelaskan perayaan Natal dengan tema "Hari ini telah lahir bagimu juru selamat yaitu Yesus Kristus di Kota Daud" dimaknai sebagai perayaan kasih Tuhan Yesus yang telah lahir di Kota Daud dan telah menyampaikan berita suka cita kepada umat Kristen di seluruh dunia.

Turut hadir dalam Perayaan Natal Oikumene tahun 2017 ini, Anggota DPR RI daerah pemilihan Babel Rudianto Chen, Anggota DPD RI Bahar Buasan, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Wakil Bupati Bangka Barat Markus, Kepala Dinas Perhubungan Babel Sarjulianto, para pejabat dari unsur Forkompimda Babel, dan ribuan jemaat Kristen.(Sentosa).
Sumber : HumasProBabel