Pemkab Beltim Anggarkan Rp 20 Milyar Bantu Pengerukan Alur - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Kamis, Januari 12, 2017

Pemkab Beltim Anggarkan Rp 20 Milyar Bantu Pengerukan Alur

Inradiofm.com, Manggar, BELTIM – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur terus menindak lanjuti rencana pengembangan dan pembangunan bengkel perbaikan kapal, dok Lipat Kajang Desa Baru Kecamatan Manggar.

Bupati Beltim, Yuslih Ihza
Minggu depan direncanakan, Pemkab Beltim akan memfasilitasi penandatangan kerjasama antara PT Dok Perkapalan dan Air Katung (DAK), dengan PT Galangan Manggar Billiton (GMB) terkait pengembangan dan pembangunan bengkel. Selain itu, Pemkab Beltim juga berkomitmen untuk mempermudah proses perizinan dan membantu pengerukan alur jalur kapal.

Hal ini diungkapkan Bupati Beltim, Yuslih Ihza kepada Diskominfo Beltim seusai Rapat Pertemuan dengan Direktur PT DAK, Yono Karyono, Pimpinan PT GMB Ruslih, Direktur Operasional PT Timah Rizky Muhammad Rizky, dan Kepala Unit PT Timah Sigit Prabowo. Rapat yang berlangsung di ruang rapat Bupati Beltim Rabu (11/1/2017), itu menyepakati pelaksanaan pembangunan seusai penandantangan dan proses perizinan selesai.

“Terus terang aku sangat senang dengan realisasi ini. Kita dari Pemkab Beltim akan siap membantu untuk memfasilitasi penandatanganan tersebut. Sesuai rencana kerja PT DAK, minggu depan akan dimulai,” ungkap Yuslih.

Dari Pemkab Beltim sendiri, Mantan Anggota DPRD Provinsi kepulauan Bangka Belitung tersebut menyatakan sudah menyiapkan anggaran Rp 20 milyar untuk pengerukan alur muara Sungai Manggar. Anggaran tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Perhubungan.

“Mereka minta kita lakukan pengerukan alur, makanya akan langsung kita kerjakan segera. Soalnya jika sampai April 2017 ini tidak dilaksanakan dana Rp 20 milyar akan diambil daerah lain,” jelas Yuslih.

Menurutnya pengerukan harus dilakukan untuk mempermudah akses kapal masuk ke kalangan bengkel dok. Selain itu, pengerukan ini juga merupakan permintaan dari PT DAK dan PT GMB.

“Tadi kita lihat sendiri dari presentasi alur sungai terus mengalami pendangkalan. Ini harus dilakukan juga untuk kepentingan kapal-kapal nelayan kita,” kata Yuslih.

Terpisah Direktur PT DAK, Yono Karyono memastikan pembangunan bengkel tinggal menunggu penandatangan kerjasama. Saat ini pihaknya sedang mengajukan proses perizinan ke Pemkab Beltim.

“Minggu-minggu ini kita sedang ajukan perizinan. Tahap awal semuanya berjalan lancar. Kita minta Pemda untuk membantu melakukan pengerukan,” kata Yono.

Untuk rencana kerja awal ini, sambil menunggu proses pengerukan PT DAK akan melakukan perbaikan fasilitas galangan, pengadaan listrik, dan peralatan. (@2!)