Rencana Pembangunan Museum Bahari Beltim Akan Segera Terwujud - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Selasa, Januari 31, 2017

Rencana Pembangunan Museum Bahari Beltim Akan Segera Terwujud

Inradiofm.com, Manggar, BELTIM – Rencana pembangunan Museum Bahari di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) akan segera terwujud. Teknis pembangunannya akan dikoordinasikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Beltim bersama-sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman pada 9 Februari mendatang.

Makmuri, menunjukkan salah satu artefak peninggalan Dinasti Sung
Makmuri selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pengelolaan Wilayah Pesisir DKP Beltim, Senin (30/1) kemarin mengatakan bahwa akan dibahas terlebih dulu bagaimana langkah-langkah awalnya. "Syarat utama selain lahan apa lagi yang perlu disiapkan. Makanya kita tidak akan sendiri. Disbudpar, BP4D dan Diskominfo Beltim akan ikut dilibatkan," jelasnya.

Ia mengungkapkan jika anggaran pembangunan fisik bangunan museum tersebut telah dialokasikan dari Direktorat Permuseuman dan Cagar Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Namun diakuinya belum mengetahui berapa besar anggarannya.

"Alokasinya belum tahu besarannya, cuman sudah ada di Direktorat Permuseuman dan Cagar Budaya. KKP disini yang merekomendasikan meseum untuk menampung 
Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT), kebetulan Bu Susi yang jadi Ketua Panitia Nasional Pengangkatan dan Pemanfaatan (PANAS) BMKT," terangnya.

Museum tersebut nantinya akan dipergunakan untuk menampung BMKT dan juga sebagai destinasi wisata baru di Kabupaten Beltim. Ia memperkirakan nominal BMKT tersebut senilai ratusan milyar, dan semuanya akan ditampung di Museum Bahari Beltim.

"BMKT kita banyak, satu kendi artefak dari Dinasti Sung (Tahun 960–1279 M) saja, harganya bisa sampai ratusan juta. Jelek kelihatannya tapi nilai sejarahnya itu yang besar," jelasnya.

Ia menyebutkan KKP akan memprioritaskan tiga spot BMKT di tanah air. Salah satunya berada di perairan laut Kabupaten Beltim.

"Ada tiga spot BMKT di tanah air yang jadi akan jadi prioritas pengangkatan dan pengamanan. Termasuk yang di perairan Beltim, cuman masih nunggu ada museum, baru bisa dilaksanakan, katanya.

Siapkan Lahan Clean and Clear

Sementara itu Bupati Beltim, Yuslih Ihza menyatakan akan menyiapkan lahan seluas kurang lebih satu hektar untuk membangun Museum Bahari. Lahan tersebut merupakan sumbangan pribadi adiknya, Yusril Ihza Mahendra kepada Pemkab Beltim sebagai syarat utama pembangunan Museum Bahari.

Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza
"Pak Yusril sudah siap bantu hibahkan lahannya. Luasnya hampir satu hektar dan letaknya cukup strategis di dekat Pantai Burung Mandi. Nanti kita akan siapkan administrasinya untuk prasyarat utama pengajuan pembangunan museum," ujarnya.

Ia mengatakan sampai saat ini Pemkab Beltim memang belum menyediakan anggaran khusus untuk membantu pembangunan museum. Ia masih menunggu hasil koordinasi dengan tiga kementerian terkait pembangunan museum tersebut.

"Tim kita sudah meninjau lahan, minggu depan koordinasi ke kementerian. Selain lahan, kemungkinan rancangan pembangunan museum juga akan diserahkan kepada kita. Detail Engineering Design (
DED), kita yang nentukan mau seperti apa bentuk bangunan museumnya," kata Yuslih.

Lokasi Lahan Pembangunan Museum Bahari Beltim
Yuslih berharap pembangunan museum bahari itu dapat dilakukan, mengingat rencana ekskavasi dan pengamanan BMKT di perairan laut Kabupaten Beltim menjadi prioritas pemerintah pusat.

"Ekskavasi tidak bisa dilakukan kalau belum ada museum, BMKT-nya mau ditaruh dimana. Selain untuk menyimpan barang-barang BMKT, kita juga ingin museum bahari menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Beltim," harapnya.

Sumber : Diskominfo Beltim
Penulis : @2!
Editor : HK