Pertanian dan Perkebunan Masyarakat Dapat Perhatian Serius Pemerintah - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Senin, Februari 13, 2017

Pertanian dan Perkebunan Masyarakat Dapat Perhatian Serius Pemerintah

Inradiofm.com, PANGKALPINANG - Peningkatan kualitas ekonomi masyarakat Bangka Belitung di bidang pertanian dan perkebunan terus mendapat perhatian serius dari Pemerintah. Hal tersebut disampaikan Toni Batubara, Kepala Dinas Pertanian Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, di sela kegiatan Jumpa Pers Gubernur Babel dengan awak media, Senin (13/02).
Toni Batubara (Kiri), tampak berbincang bersama Kadiskominfo Babel, Suharto saat acara Jumpa Pers Gubernur Babel dengan awak media di RM Pagi Sore, Senin (13/2).
Beberapa komoditas unggulan masyakat seperti Lada, Sawit, dan Karet dari tahun ke tahun selalu mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan sehingga petani dapat meningkatkan taraf perekonomian mereka.

Toni mengatakan harga Jual sawit saat ini sangat bagus, dimana harga sawit tiga bulan terakhir, Januari sampai sekarang berkisar 2000 rupiah per kilogram. Harga ini naik signifikan, sebelumnya 1000 rupiah per kilogram bahkan pernah hanya mencapai harga 600-700 rupiah per kilogram

"Petani kita sekarang sangat bersyukur dan mudah-mudahan kedepannya akan terus meningkat," ucapnya.

Ia menambahkan untuk komoditas karet dan lada sekarang sudah ada Perda tentang penyangga harga karet. Apabila ke depan nilai jual karet dan lada mengalami penurunan maka pemerintah akan membantu para petani sehingga tidak mengalami kerugian yang dapat mempengaruhi perekonomian petani.

Ia juga menambahkan dan meminta petani yang ada di Bangka Belitung berkelompok dan bergabung membentuk koperasi agar dapat di koordinir dengan baik sehingga memudahkan pemerintah mencari solusi terbaik untuk kesejahteraan masyarakat.

"Alangkah baiknya petani bergabung di koperasi yang ada di daerah mereka atau kelompok petani yang ada, bergabung bersama membentuk koperasi agar mudah untuk dilakukan pengawasan dan pembinaan, "ujarnya.

Ia menjelaskan pihak Dinas Pertanian juga akan memberikan penyuluhan serta pelatihan kepada para petani agar dapat menghasilkan produk yang berkualitas. 

"Contohnya karet. Saat ini petani kita menggunakan tawas. Hal ini kurang baik untuk kualitas karet. Kedepannya kami harap agar petani dapat bersinergi dengan dinas Pertanian agar mutu karet menjadi lebih baik," terangnya.

Penulis & Photographer : Erwin
Editor : HK