Sumber Informasi Terpercaya

Full width home advertisement

Live Streaming

PANGKALPINANG

HUMASPRO

BELTIM

BANGKA

BELITUNG

BANGKA TENGAH

BANGKA BARAT

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, Sungailiat BANGKA - Sebanyak 9 (Sembilan) desa dari 62 desa di Kabupaten Bangka akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak bulan Oktober 2017 mendatang. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka melalui Kepala Bidang Fasilitasi Pemerintahan Desa, Baharuddin, Rabu (31/5/2017) di Sungailiat Kabupaten Bangka.

Dikatakan Baharuddin yang didampingi Kasi Peningkatan Kapasitas Pemdes,
Diena Kurniaty, ada sembilan desa yang akan mengikuti Pilkades tahun 2017 ini. Kesembilan desa tersebut, yakni Desa Neknang Kecamatan Bakam, Desa Cit Kecamatan Riau Silip, Desa Dwi Makmur dan Balunijuk Kecamatan Merawang. Desa Penagan, Desa Air Buluh, Desa Kota Kapur, Desa Zed, dan Desa Labuh Air Pandan Kecamatan Mendobarat.

"Desa kita ada 62 desa, yang ikut pilkades sebenarnya ada sebelas desa, namun ada dua desa yang akan diPAWkan, yakni Desa Petaling dan Desa Kace Timur, dan yang telah melaksanakan PAW adalah Desa Petaling, alhamdullilah lancar dan terpilih sekdesnya, jadi yang ikut ada sembilan desa," ungkap Baharuddin.

Diuraikannya lebih lanjut, pelaksanaan pilkades serentak ini direncanakan pada bulan Oktober mendatang. "Kita telah tetapkan Surat Keputusannya, insyaallah tanggal 12 Oktober 2017 mendatang pelaksanaannya dan masyarakat bisa berpartisipasi," katanya lagi.

Terkait persiapannya, untuk sejauh ini dari pihak Dinas Sosial, pemberdayaan Masyarakat dan Desa telah bertahap menyampaikan jadwal untuk diterapkan dalam pilkades serentak nanti.

"Jadwal-jadwal kegiatan untuk diterapkan di desa, sebagaimana pelaksanaan pilkades sesuai dengan tahun-tahun sebelumnya, namun ada perubahan mengenai persyaratan tentang bakal calon atau calon kepala desa, kalau dulunya, bakal calon atau calon harus berdomisili di desa tersebut minimal satu tahun, tetapi sesuai dengan hasil Keputusan Mahkamah Konstitusi bulan Agustus 2016 yang lalu, bahwa bakal calon atau calon kepala desa tidak mutlak harus berdomisili di desa tersebut, jadi seluruh masyarakat dari desa atau kabupaten lain bisa mencalonkan diri," terangnya.

Ditambahkan Baharuddin lagi, mengenai anggaran mulai dari logistik, bilik suara, tenda, pembinaan semuanya merupakan tanggungjawab dari pihak kecamatan masing-masing.
"Semuanya di kecamatan karena sudah diatur, kecuali hari Hnya ada beberapa di APDEs," tukas Baharuddin. (HK)

Sumber : Pemkab Bangka

Bottom Ad [Post Page]