Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, Manggar, BELTIM – Pelaksanaan lelang eks kendaraan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) berlangsung sukses, Rabu (17/5/2017). Dari 47 kendaraan dinas yang dilelang, semuanya laku terjual.

Lelang yang berlangsung di Gedung Aset Pemkab Beltim itu diikuti oleh 244 orang penawar. Mereka datang dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Beltim, bahkan tak sedikit peserta lelang berasal dari Kabupaten Belitung.

Kasie Lelang dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kementerian Keuangan RI, Pangkalpinang, Dede Herdian mengungkapkan estimasi total hasil penjualan kendaraan diperkirakan mencapai Rp 419.950.000. Jumlah ini meningkat dari pelaksanaan lelang tahun 2016 lalu yang hanya mencapai Rp 409.100.00.

"Itu kalau bayar semua. Dari 47 pemenang, sudah tinggal 12 orang yang belum menyetor kekurangan," ungkap Dede.

Pihak KPKNL akan menunggu selama lima hari kerja, terhitung sejak tanggal pelaksanaan lelang. Jika pemenang tidak bisa melunasi maka uang jaminan yang telah disetor akan dimasuk dalam penerimaan negara.      

"Kita tunggu lima hari kerja. Kalau tidak dilunasi, uang jaminannya hangus, " jelas Dede.  

Menurut Dede seluruh uang hasil penjualan akan disetor ke bendara lelang KPKNL. Selanjutnya uang tersebut akan dipindahbukukan ke kas daerah, sesuai yang ditunjuk dengan keputusan Bupati Beltim.

"Bagi pemenang nanti akan kita berikan dua dokumen, risalah lelang dan kutipan risalah leleang. Dokumen itulah yang akan menjadi bukti kepemilikan kendaraan dan bisa digunakan untuk pembuatan surat dokumen kendaraan baru," terangnya.

Fantantis, Kijang Tahun 2006 Laku Rp 47 Juta

Pelaksanaan leleng kendaraan berlangsung seru, para peserta lelang saling perang harga, mengincar kendaraan idamannya. Beberapa peserta bahkan harus pulang dengan tangan hampa, karena kalah dalam persaingan harga.  

Salah seorang peserta lelang, Seokarno (27) mengaku cukup puas dengan hasil lelang. Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Dinas Pertanian dan Pangan itu sebelumnya berniat untuk membeli 11 jenis kendaraan, namun Ia hanya memperoleh dua kendaraan, satu mobil, dan satu sepeda motor.

"Puaslah, walau cuman dapat dua. Saingannya tangguh-tangguh," kata Soekarno.

Warga Desa Kurnia Jaya Kecamatan Manggar tersebut mengungkapkan  kendaraan yang didapat akan digunakan untuk keperluan pribadi serta diberikan kepada anak buahnya. Namun sebelumnya Ia akan memperbaiki kendaraan terlebih dulu.  

"Kalau mobil carry untuk aku pakai. Yang motornya untuk anak buah pergi ke kolong (tambang timah-red). Tapi harus diperbaiki dulu," ujarnya.

Dalam lelang yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 12.45 tersebut, salah satu yang paling seru terjadi saat lelang Mobil Toyota Kijang bak terbuka tahun 2006. Meski kondisi badan mobil parah parah, mobil eks Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Beltim itu diminati oleh 14 orang.

Harga lelang yang terbentuk pun fantantis, yakni Rp 47.200.000. Harga jual ini 2052 persen atau 20,5 kali lipat dari harga limit kendaraan yang ditaksir hanya Rp 2.300.000.

"Mobil ini mesinnya bandel, aku punya satu di rumah yang tahun 2005. Rp 50 juta pun aku beli," kata pemenang lelang kijang 2006, Dwi Nanda Putra.

Mantan anggota DPRD Beltim asal Kecamatan Dendang itu menyatakan Ia memang sengaja ikut lelang untuk mengincar mobil tersebut. Meski sebelumnya mengetahui bahwa mobil sudah dalam kondisi rusak parah, namun Ia optimis dengan perbaikan di sana-sini di tangannya mobil tersebut akan dapat kembali berjalan.      

"Cuman ngincar sikok ini la. Perkiraan sekitar Rp 15 juta untuk perbaikan. Harus ganti sasis depan, mesin sih masih bagus. Ini buat aku ke kebun," ujarnya. (@2!)

Bottom Ad [Post Page]