Sumber Informasi Terpercaya

Full width home advertisement

Live Streaming

PANGKALPINANG

HUMASPRO

BELTIM

BANGKA

BELITUNG

BANGKA TENGAH

BANGKA BARAT

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG - Beberapa waktu lalu, ramai diperbincangkan oleh pengguna media sosial Facebook di salah satu forum jual beli mengenai retribusi parkir yang ada di Kota Pangkalpinang, khususnya spanduk pemberitahuan bahwa bebas retribusi parkir di depan rumah dinas Walikota Pangkalpinang. Dan mirisnya, 2 hari berselang dari dipasang, tiba-tiba spanduk tersebut raib yang disinyalir diturunkan oleh oknum petugas parkir liar.

Bukan hanya itu saja, akun pengguna facebook lainnya mengeluhkan selama bulan puasa ini, dalam satu hari saja bila singgah di beberapa tempat, selalu diminta tarif parkir oleh petugas parkir, walaupun masyarakat tidak mengetahui bahwa petugas yang bekerja adalah petugas resmi atau bukan.

Untuk mengkonfirmasi hal tersebut, Inradiofm.com mencoba menghubungi Anggota Komisi III DPRD Kota Pangkalpinang Rio Setiadi via whatsapp, Rabu (31/5/2017). Dimana pihaknya mengatakan bahwa fenomena perparkiran di Kota Pangkalpinang ibarat penyakit ganas yang terus menyebar.

"Masalah perparkiran di kota Pangkalpinang ini memang seperti tumor", ujarnya kesal.

Pihaknya juga mengatakan bahwa jauh-jauh hari Komisi III DPRD Kota Pangkalpinang sudah pernah membicarakan hal tersebut dengan dinas terkait.

"Seperti yang kita ketahui retribusi parkir ini merupakan salah satu andalan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Pangkalpinang. Sangat disayangkan bila ternyata banyak oknum petugas parkir liar yang beredar di sini," katanya.

Sebagai contoh, Rio menjelaskan di sepanjang jalan Sudirman yang notabene merupakan jalan nasional, tidak dibolehkan ditarik retribusi parkir di jalan tersebut.

"Kami melihat pemerintah belum tegas. Sebagai contoh di jalan nasional sepanjang jalan sudirman / kampung katak, itu adalah jalan nasional, tidak boleh pemkot atau siapapun menarik retribusi parkir di jalan tersebut. Tapi faktanya?" tandas Rio.

Untuk itu, Rio Setiadi menyarankan pihak terkait untuk terus berbenah diri dalam banyak hal, khususnya masalah perparkiran.

Lebih lanjut, Rio mengatakan bahwa Jumat ini Komisi III DPRD Kota Pangkalpinang akan memanggil dinas terkait, dalam hal ini Dinas Perhubungan untuk meminta kejelasan mengenai hal tersebut.

"Jika memang sudah meresahkan masyarakat, Jumat ini saya akan mengusulkan ke komisi III untuk memanggil dinas terkait  guna membicarakan hal tersebut, biar ada kejelasan, ketegasan dan konsistensi", ucapnya. (QQ)

Bottom Ad [Post Page]