Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, Kace BANGKA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) gelar Pelatihan Penanggulangan Bencana Kebakaran Bagi Satlinmas Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis hingga Jum'at (25 & 26 Mei 2017) yang diikuti 50 orang peserta dari anggota Satlinmas dan Linmas beserta koordinator dari masing-masing Kabupaten/Kota, yaitu dari Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan serta Kota Pangkalpinang, yang berlangsung di Hotel Aksi Kace, Kabupaten Bangka.

Kasat Pol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Drs Harrie Patriadie, dalam sambutannya mengatakan payung hukum Satlinmas yaitu Permendagri  Nomor 84 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Masyarakat dalam pasal 9 disebutkan Satlinmas mempunyai tugas salah satunya membantu dalam penanggulangan bencana.

"Berdasarkan hal tersebut, anggota satlinmas mempunyai tugas yang berat terutama membantu dalam penanggulangan bencana salah satunya bencana kebakaran," tegasnya.

Ia menambahkan bencana kebakaran merupakan salah satu bencana yang bisa disebabkan oleh faktor alam, seperti musim kemarau dan kekeringan yang berkepanjangan dan sambaran petir maupun disebabkan oleh faktor kelalaian atau kesengajaan manusia itu sendiri, seperti membuka kebun dengan membakar hutan, membuang puntung rokok sembarangan dan korsleting listrik. kebakaran tersebut umumnya terjadi di kawasan hutan, lahan, pasar, perumahan, dan lainnya. 

"Yang jika kebakaran tersebut terjadi, tentu dapat menyebabkan kerugian materi dan non-materi bagi ekosistem, musnah atau matinya flora dan fauna, hewan-hewan dan tumbuhan-tumbuhan yang langka serta dilindungi, bagi manusia atau masyarakat kebakaran dapat menyebabkan kesehatan terganggu, rumah, harta benda hangus terbakar,  bahkan dapat memakan korban jiwa, kebakaran juga dapat menghanguskan fasilitas umum, fasilitas kesehatan, pendidikan dan aset pemerintah lainnya, tentu ini dapat merugikan pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota sampai pemerintah desa dan kelurahan. Kabut asap yang besar dan meluas yang disebabkan kebakaran juga dapat mengganggu dunia usaha, penerbangan, transportasi udara, darat dan laut," jelasnya.

Menurut catatan,  Pada tahun 2015 yang lalu, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami musim kemarau dan kekeringan yang panjang dan terjadi beberapa peristiwa kebakaran yang besar seperti kebakaran yang melanda hutan gunung maras kabupaten bangka, kebakaran besar pula melanda komplek Kobatin dan rumah dinas wakil bupati bangka tengah waktu itu bapak patrianusa serta kejadian kebakaran-kebakaran lainnya.

Sedangkan berdasarkan laporan atau catatan BMKG pada tahun tersebut, seribu lebih titik panas atau Hot spot tercatat di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Hal-hal tersebut tentu harus menjadi perhatian, dan disikapi dengan bijak untuk mencegah agar tidak terjadi lagi atau meminimalisir dampak/akibat, kerugian materi/non-materi dan korban jiwa yang ditimbulkan oleh kebakaran yang seandainya terjadi nantinya," tambahnya.

Upaya yang dilakukan salah satunya dengan pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan penanggulangan bencana kebakaran bagi para anggota satlinmas se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.

"Dimana anggota satlinmas ini merupakan warga masyarakat yang berada ditengah-tengah masyarakat desa/kelurahan di masing-masing kabupaten yang memiliki hutan dan lahan yang masih luas dan satlinmas merupakan organisasi yang dibentuk pemerintah desa/kelurahan beranggotakan warga masyarakat yang disiapkan dan dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan kegiatan penanggulangan bencana guna mengurangi dan  memperkecil akibat bencana, ikut memelihara keamanan, ketertiban dan ketentraman masyarakat, serta kegiatan sosial kemasyarakatan," katanya.

Kegiatan pelatihan penanggulangan kebakaran ini dilaksanakan berdasarkan amanat UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, PP Nomor 6 Tahun 2010 tentang Satuan Polisi Pamong Praja, Permendagri Nomor 84 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Masyarakat, Perda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pembentukan & susunan Perangkat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan lain-lainnya.

Sementara itu, panitia pelaksana teknis kegiatan Lio Nindra, SH.,MH yang juga kepala seksi bina potensi masyarakat dan pemadam kebakaran Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan maksud dan tujuan penyelenggaraan pelatihan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan serta keterampilan anggota satlinmas dalam penanggulangan bahaya kebakaran, serta terjalinnya sinergitas satpol PP provinsi, kabupaten/kota dengan satlinmas yang ada di desa-desa dan kelurahan, meningkatkan profesionalitas kinerja satlinmas di lapangan, dan mencegah terjadinya kebakaran, dan korban jiwa akibat kebakaran. (HK)

Bottom Ad [Post Page]