Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG - Kasih Ramadhan adalah wadah relawan yang diinisiasi oleh Ikatan Bujang Dayang Kota Pangkalpinang dan bekerjasama dengan Aksi Baik Babel dan Komunitas lainnya, menggelar kajian islami "Andai Ini Ramadhan Terakhirku" bersama Ustadz Hendi Kurnia di Gedung OR Walikota Pangkalpinang, Sabtu (17/6/2017).

Ahmad Elvian Sejarawan Bangka hadir dan membuka kajian tersebut, dimana ia menegaskan, sebagai pemuda harus memiliki ciri-ciri yang baik, yakni kuat fisiknya, cerdas otaknya dan pandai lisannya dalam berbicara.

Elvian pun mengidolakan Ali Sahabat Rasulullah SAW yang masuk Islam pada usia 12 tahun, dan termasuk pemuda yang berani, tidak takut mati dalam berjuang.

"Saya berharap adik-adik yang ikut ceramah pada pagi ini menjadi pemuda harapan bangsa yang nantinya bisa bermanfaat untuk Kota Pangkalpinang," tuturnya.

Para peserta tampak terhibur dan terharu dengan aksi nasyid dari "D'SeeArt" yang terdiri dari empat orang pemuda 'kece' Kota Pangkalpinang.

Peserta dikhususkan untuk usia Pemuda 15-30 tahun yang berstatus pelajar, mahasiswa dan umum, baik dari Kota Pangkalpinang maupun dari Kota Sungailiat.

Kasih Ramadhan dibentuk sebagai wadah bagi orang-orang yang ingin berbuat baik menyumbangkan uang dan barangnya untuk disalurkan kepada dhuafa yang membutuhkan.

"Kasih Ramadhan kami bentuk sebagai wadah bagi yang mau berbuat baik, karena tidak perlu susah-susah, kalau mau menitipkan barang atau uang, maka kami siap menyalurkan kepada yang membutuhkan," kata Lailatul Qodri Ketua Kasih Ramadhan 2017.

Sementara itu, menurut Qodri, prioritas penerima bantuan pada tahun 2017 dari kaum dhuafa usia 50 tahun ke atas yang sulit bekerja. Karena menurutnya, kaum dhuafa merupakan orang jarang menerima bantuan dibandingkan dengan golongan lainnya.

"Kegiatan seperti ini juga mengajarkan kepada kita, untuk berbuat baik, uang bukan yang utama, jika ingin berbuat baik, maka niatkan terlebih dahulu maka pasti akan mendapatkan kemudahan," katanya.

"Jika kegiatan seperti ini ada di masa saya, maka saya termasuk orang yang tidak pernah absen. Karena seseorang akan mendapatkan sesuatu di masa depan, dari hasil yang ia kerjakan di masa sekarang," tegas Ustadz Hendi Kurnia saat memberikan tausiyah.( EG )

Bottom Ad [Post Page]