Sumber Informasi Terpercaya

Full width home advertisement

Live Streaming

PANGKALPINANG

HUMASPRO

BELTIM

BANGKA

BELITUNG

BANGKA TENGAH

BANGKA BARAT

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, Manggar, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) memperkirakan total kerugian materi yang diakibatkan bencana banjir di Kabupaten Beltim 16 – 20 Juli lalu mencapai Rp 338.299.405.500. Meski masih sebatas perkiraan sementara, namun dipastikan total nilai kerugian pasti tidak akan berbeda jauh.

Bupati Beltim, Yuslih Ihza saat memimpin Rapat Rencana Prentasi Kerugian Materi Pasca Banjir menekankan kerugian paling banyak dialami bidang infrastruktur yang mencapai Rp 300.761.145.000. Selanjutnya, di bidang pertanian dan peternakan menelan kerugian sebesar Rp 16.086.005.000.

"Dak sampai satu triliyun. Ini hitung-hitungan kita dari data setiap dinas terkait, sudah termasuk rumah warga," terang Yuslih, di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D), Senin (24/7).

Menurutnya data kerugian tersebut merupakan gambaran umum. Pemkab Beltim belum bisa memilah-milah mana yang merupakan kewenangan Pemerintah Pusat, Provinsi ataupun Kabupaten.

"Paling banyak kerugian di Kecamatan Gantung, yang untuk stockpile talud penahan air itu saja puluhan milyar. Kita harus bikin di sepanjang 20 kilometer, nah ini nanti kemungkinan di Kementerian," kata Yuslih.

Bupati akan segera mengajukan anggaran perbaikan infrastruktur ke baik ke Provinsi dan kementerian terkait. Rencananya Kamis ini Yuslih akan mempresentasikannya ke Jakarta.

"Kebetulan Kamis ini ada pertemuan dengan Presiden, Gubernur BI dan Menteri PU serta Bupati/Walikota lainnya terkait pengutan infrasturktur untuk penanganan inflasi. Nah saya rasa ini moment tepat untuk mengangkat kendala infrastruktur pasca bencana," ungkap Yuslih.

Di kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka-Belitung, Abdul Fatah menegaskan anggaran untuk perbaikan bidang infrastruktur dan bidang lainnya sudah dialokasikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Provinsi Kepulauan Babel.

"Insyaallah siap tahun inilah di APBD Perubahan sudah kita masukkan. Mana yang porsi kita (Pemprov Babel-red) akan kita kerjakan," kata Pateng sapaan akrab Abdul Fatah.
Mantan Sekda Kabupaten Belitung itu akan segera membawa data kerugian materi bencana untuk dilaporkan ke Gubernur. Pemprov sendiri merevitalisasi dan merekonstruksi pasca bencana, perbaikan infrastrukur dan bidang kesehatan menjasi prioritas utama.

"Yang jalan Manggar-Gantung di Selumar itu, jembatan daerah Batu Penyu, Jalan Mempaya itu salah satu yang di bawah kewenangan kita. Nanti semuanya kita kerjakan permanen," jelas Pateng.( Sumber : Diskominfo Beltim )

Bottom Ad [Post Page]