Gapoktan Air Ruai Jaya Produksi Pupuk Organik Hayati - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru

Live Streaming

Rabu, Agustus 30, 2017

Gapoktan Air Ruai Jaya Produksi Pupuk Organik Hayati

INRADIOFM.COM, BANGKAGabung Kelompok Tani (Gapoktan) selain melakukan kegiatan cocok tanam pada sektor pertanian, perkebunan dan pangan, juga memproduksi pupuk organik seperti yang dilakukan Gapoktan Air Ruai Jaya Desa Air Ruai Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Menurut Ketua Gapoktan Air Ruai Jaya, Arcan Yulianto, Rabu (30/8/2017) di Desa Air Ruai mengungkapkan, Gapoktan yang dipimpinnya sekarang ini memproduksi Pupuk Organik Hayati atau POH. POH ini lanjut Arcan Yulianto merupakan kandungan bakteri yang bisa mengurai bahan organik dan kimia serta logam berat yang ada di dalam tanah, sehingga jika bahan organik, kimia yang berupa pupuk cepat mengurai, dan tanaman cepat menyerapnya untuk kebutuhan pertumbuhannya.

Sedangkan jika ada logam berat, tidak akan berpengaruh pada tanaman itu sendiri dan tubuh kita.

"Gapoktan kita mendapat pembinaan dan pembelajaran  dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Dinas Pertanian Kabupaten Bangka terkait pupuk organik hayati ini, tujuannya untuk membantu dan  melakukan kegiatan pertanian secara optimal, kita produksinya sekali pembuatan 200 liter dengan wadah tedmon 350 liter itu, tergantung permintaan petani, liahat situasi, jadi gak setiap hari," ungkap Arcan.

Selain itu juga Arcan menyebutkan, Gapoktan Air Ruai Jaya sengaja memproduksi Pupuk Organik Hayati atau POH ini juga bertujuan untuk memandirikan petani dan mengurangi terhadap pupuk kimia serta menyehatkan dan menyuburkan tanah.

"Jika kita banyak menggunakan pupuk anorganik, membuat tanah kehilangan unsur haranya dan bisa mati nantinya, makanya kita berusaha membantu petani dengan belajar dan mendapat pembinaan dari LIPI dan juga Dinas Pertanian, karena POH ini kegunaannya untuk meningkatkan ketersediaan N.P.Fe, menyediakan ZPT (Auxin, Sitokinin, Gibberelin, meningkatkan ketahanan (ACC Deaminasi dan Penambat N, Pelarut P)," kata Arcan yang didampingi Kepala Desa Air Ruai, Suian Andiyanto.

Selain itu juga, Arcan mengatakan sekarang ini selain memproduksi POH, Gapoktan Air Ruai Jaya ini memanfaatkan lahan untuk bertanam sayuran untuk mensupply stok lokal.

"Kita banyak tanam kangkung, bayam dan lainnya untuk dijual ke Pasar Heigenis, jadi tidak mengambil dari desa lain lagi, karena di Air Ruai juga sudah tersedia stoknya untuk memenuhi konsumsi masyarakat," kata Arcan.

Kedepan Arcan juga berharap, Gapoktan Air Ruai Jaya ini bisa memproduksi pangan dengan produktivitas yang tinggi sehingga bisa sejajar dengan gapoktan-gapoktan yang lain yang ada di Kabupaten Bangka.

"Kita belum dapat mobil, harapan kita kedepan bisa dapat dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan petani dan masyarakat," harap Arcan.

Sementara itu Kepala Desa Air Ruai, Suian Andiyanto mengungkapkan pembinaan Gapoktan dan juga Kelompok Tani Wanita (KWT) uang ada di Desa Air Ruai ini terus diggiatan dan digalakkan sehingga mempunyai produktivitas yang lebih dan bisa meningkatkan kesejahteraan anggota dan juga masyarakat.

"Potensi besar di Desa Air Ruai ini, kita terus berikan semangat dan pembinaan juga dari PPL Dinas Pertanian, dan lainnya," kata Suian Andiyanto.

Suian juga berharap, Gapoktan Air Ruai Jaya ini dapat berkembang pesat dengan produksi Pupuk Organik Hayati ini sehingga membantu petani dalam mengelola kesuburan tanah untuk ditanami tanaman terutama sayur-sayuran dan lainnya. (HK_Pemkab Bangka)