Sumber Informasi Terpercaya

Full width home advertisement

Live Streaming

PANGKALPINANG

HUMASPRO

BANGKA

BELITUNG

BELTIM

BANGKA TENGAH

BANGKA BARAT

BANGKA SELATAN

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, BANGKA - Pemanfaatan pangan lokal yang dilakukan Kabupaten Bangka mendapat apresiasi dari Ketua Tim Penggerak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hj. Melati Erzaldi. Hal ini terungkap ketika istri dari Gubernur Bangka Belitung, H. Erzaldi Rosman Djohan itu ikut memanen Kebun Demplot Kacang Tanah milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai Permai Kelurahan Lubuk Kelik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka, Selasa (15/8/2017) lalu.

Diungkapkan Melati, dengan pemanfaatn pangan lokal dengan slogan yang dimiliki Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka seperti Senja, senin makan jagung, Selapis, Selasa makan pisang, Rata, Rabu makan talas, Kasi, kamis makan singkong, Jujur, jumat makan bijur dan Sabili, sabtu makan Kembili diharapkan bisa meningkatkan diversifikasi pangan di Kabupaten Bangka dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada umumnya.

"Sangat bagus sekali dan hal ini bisa menjadi contoh bagi yang lain," katanya.

Diuraikan Melati, pemanfaatan pangan lokal ini dapat menumbuhkan inovasi dan kreatifitas para kaum perempuan dan masyarakat untuk mengelola dan memanfaatkan pangan lokal sehingga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi.
"Bisa dijadikan tepung, selai atau lainnya sehingga lahir inovasi untuk meningkatkan penghasilan dan mandiri pangan," katanya.

Dengan adanya slogan pemanfaatan pangan lokal yang dimiliki Kabupaten Bangka, diharapkan kedepan Bangka Belitung mempunyai alternatif pangan selain beras dan bisa memberikanmotivasi bagi yang lain untuk bisa lebih kreatif dan menghasilkan hal yang baru.

Sementara itu H. Suhodo mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka terus melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan kembali makanan lokal, tidak hanya di kalangan pemerintahan, namun juga di kelompok masyarakat dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi.

"Pemda telah mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 13A tahun 2012 untuk penggunaan pangan lokal, tujuannya untuk menurunkan konsumsi beras sebagai bahan pangan pokok masyarakat dan meningkatkan kesadaran dan perilaku masyarakat terhadap konsumsi pangan lokal yang beragam, bergizi, berimbang dan aman serta mengembangkan teknologi pengolahan pangan," terangnya.

Kedepan mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan ini berharap, kelompok-kelompok tani yang ada di masyarakat dapat terus ditingkatkan dan bisa digulirkan terus di masyarakat.

"Kita harapkan ada dukungan dari semua pihak termasuk dari provinsi juga untuk pengembangan pangan lokal ini, mari kita dukung pangan lokal kita dengan slogan Senja, Selapis, Rata, Kasi, Jujur dan Sabili," tukas Suhodo. (HK_Pemkab Bangka).

Bottom Ad [Post Page]