Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, Manggar BELTIM – Pendapatan Daerah dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Tahun Anggaran 2018 direncanakan mencapai Rp 825.827.451.953,67. Jumlah ini meningkat 5,88 persen atau Rp 45.868.950.663,67 dari tahun 2017 ini yang hanya mencapai Rp 779.958.501.290.

Rencana APBD Tahun 2018 tersebut tertuang dalam Rancangan APBD 2018 yang dibacakan oleh Bupati Beltim, Yuslih Ihza saat Rapat Paripurna XXIV DPRD Beltim Masa Persidangan III Tahun 2017, Jum'at (24/11/2017).

Peningkatan tersebut berasal dari kontribusi yang berasal dari yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 106.368.637.681,67. PAD mengalami peningkatan Rp 14.717.989.400 dari tahun anggaran sebelumnya yang hanya mencapai Rp 91.650.648.281.

"Tahun 2018 nanti kita menargetkan pendapatan dari Hasil Pajak Daerah Rp 46.467.044.131, Hasil Restribusi Daerah kita proyeksikan mencapai Rp 3.946.829.995," kata Yuslih.

Sedangkan untuk Hasil Pengelolaan Pajak Yang Dipisahkan mengalami penurunan 6,34 persen. Jika Tahun 2017 ini dianggarkan Rp 3.418.085.900 maka tahun 2018 menurun menjadi Rp 3.201.397.365,67.

"Penerimaan dari Bagi Hasil Pajak atau Bagi Hasil Bukan Pajak juga mengalami peningkatan sebesar Rp 23.836.234.000. Selain itu, Penerimaan dari Dana Alokasi Umum juga meningkat Rp 1,5 milyar, dan Dana Alokasi Khusus meningkat Rp 17,5 milyar," jelas Yuslih.

Terkait Belanja Daerah, Yuslih menyebutkan jika tahun anggaran 2018 akan mengalami peningkatan sebesar Rp 71.768.639.281,40 dari tahun 2017. Kabupaten Beltim menganggarkan belanja daerah sebesar Rp 877.429.691.771,40 pada APBD 2018.

"Belanja Tidak Langsung kita alokasikan sebesar Rp 375.319.912.177,40 dan Belanja Langsung Rp 502.109.779.594. Kalau Belanja Tidak Langsung turun sekitar Rp 17 milyar, namun Belanja Langsung Naik Rp 88.937.937.887," jelas Yuslih.

Rancangan APBD 2018 tersebut selanjutnya akan dibahas bersama bersama antara eksekutif dan badan anggaran legislatif. Jika disetujui Rancangan APBD akan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

"Kita dihadapkan dengan berbagai kebutuhan yang mendesak khususnya penyiapan sarana dan prasarana yang memadai. Kita juga dituntut untuk lebih bekerja keras guna mencapai sasaran pembangunan. (@2!)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]