Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG - Asisten Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Haryoso menghadiri kegiatan Rapat Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) yang dilaksanakan di ruang pantai tanjung pesona kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (2/11/2017).

Dalam kegiatan tersebut, salah satu materi yang dibahas Haryoso beserta Tim TKKSD yakni mengenai pengelolaan sampah yang ada di Kota Pangkalpinang dan Bangka Tengah yang akan diterapkan dengan menggunakan teknologi Hydrothermal Jepang.

"Ada pihak dari perusahaan yang memberikan masukan kepada pihak Pemprov untuk menginvestasi dalam pengelolaan sampah yang mereka terapkan dengan sistem yang ramah lingkungan yakni hydrothermal dari jepang," ujar Haryoso kepada media saat di wawancara usai kegiatan berlangsung.

Dalam sistem tersebut, tumpukan sampah yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dipastikan tidak akan mengendap terlalu lama dikarenakan akan diproses langsung oleh perusahaan yang menjadi pengelola sampah tersebut.

"Kita menyambut baik masukan dari CV. Murni Logam yang mana nanti sampah itu bisa habis dengan jumlah berapa ton per tiga jamnya. Jadi, sampah kita tidak akan sempat menumpuk sehingga permasalahan sampah di kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Tengah akan terselesaikan," ungkapnya.

Pengelolaan sampah tersebut, lanjut Haryoso akan dibahas kembali dengan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung sehingga bisa segera ditindaklanjuti dan bisa bersinergi dengan rencana pembangunan TPA di wilayah Jelutung.

"Ini nanti kita bahas lagi dengan tim dari Lingkungan Hidup, baru kita angkat ke pak Gubernur dan kita berharap juga bisa bersinergi dengan program pemerintah Provinsi," lanjutnya.

Dalam penerapan teknologi ramah lingkungan tersebut, membutuhkan biaya sebesar 32 milyar rupiah yang mana Haryoso berharap ada perusahaan atau investor yang bisa menginvestasikan modalnya sehingga bisa memajukan Bangka Belitung kedepan dan bebas dari masalah persampahan. (nta)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]