Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, Dendang, BELTIM - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur kembali mengadakan Dialog Audiensi Bupati Belitung Timur dengan Masyarakat Kecamatan Dendang, bertempat di Halaman Kantor Camat Dendang dan dihadiri oleh puluhan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Belitung Timur yang mendampingi Bupati Belitung Timur serta Forkopimda Beltim, Rabu (1/11/2017) . 

Kegiatan yang merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Belitung Timur ini juga menarik perhatian Masyarakat yang terdiri dari Desa-Desa di Kecamatan Dendang  yang ingin bertatap muka dan berkomunikasi langsung dengan Bupati beserta jajarannya.

Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza Mahendra mengapresiasi kegiatan Satam emas 2017 di setiap Kecamatan, tak terkecuali Kecamatan Dendang yang Kegiatan Satam Emasnya telah terealisasi 100% baik fisik maupun keuangan, dimana ada sebanyak 16 unit rumah yang sudah berdiri dan dalam APBD Perubahan akan ditambah.

"Semoga 3 unit rumah yang akan ditambah menjadi bermanfaat dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya, karena dana yang dipergunakan dapat dimaksimalkan yakni dana dari sisa dana satam emas Kecamatan se-Kabupaten Belitung Timur. Kecamatan Dendang merupakan Kecamatan dengan penyerapan anggaran tertinggi dari tujuh kecamatan di Kabupaten Belitung Timur. Capaian kinerjanya  per September 2017 ini, realisasi keuangannya 70% serta realisasi fisiknya 30%," terangYuslih diawal dialog Audiensi.

Masyarakat Dendang kali ini banyak menyoroti masalah aliran Dana Desa, Pariwisata dan  Kenakalan Remaja, menurut  Bupati  Belitung Timur, aliran dana Desa akan terus bergulir.

Sementara itu, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Timur Ikhwan Fahrozi mengatakan Dana sebesar 10 % yang berasal dari APBD, dipergunakan untuk Desa. "Permasalahannya adalah kemampuan desa untuk belanja menggunakan dana desa tersebut. Untuk itu mari kita ikut serta mengawal belanja desa," terangnya di tengah-tengah kegiatan dialog. 

Lebih lanjut Ikhwan Fahrozi mengatakan  bahwa  pada Anggaran desa terdapat biaya perawatan objek wisata seperti situs balok yang ada di Kecamatan Dendang. Selama ini, dana desa tidak berbanding lurus dengan PAD desa yang masih kecil, maka dari itu desa segera membelanjakan anggaran desa untuk membangun obyek wisata dan dapat PAD.

Kenakalan remaja juga menjadi perhatian, dikarenakan maraknya konsumsi menyimpang obat-obatan seperti Komix serta penggunaan kendaraan bermotor oleh anak-anak dan remaja di Kecamatan Dendang.

Menanggapi hal ini Kapolres Belitung Timur AKBP Nono Wardoyo, mengatakan harus ada sinergitas antara tiga pilar desa, yaitu BABINSA, BABINKAM, serta pemdes. "Perkembangan teknologi informasi menjadi pengaruh perkembangan anak dan remaja kita, pihak sekolah juga harus ikut bertanggungjawab," ujarnya.

Lebih lanjut dia menambahkan bahwa kegiatan keagamaan harus lebih ditingkatkan, untuk itu perlu dukungan dari semua pihak untuk ketertiban masyarakat.

"Yang boleh naik motor yang sudah berumur diatas 17 tahun, hal ini adalah aturan yang dibuat dengan proses yang panjang, kenapa hanya diatas usia 17 Tahun saja seseorang baru boleh mengendarai sepeda motor, untuk  masalah ini harus dilakukan pertemuan dengan kepala sekolah SMP, SMA," lanjut Kapolres.

Diakhir kegiatan dialog, Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza menambahkan bahwa dirinya sangat mendukung penjaringan objek wisata baru di Beltim. Dan dapat fokus kepada wisata Beltim yang masuk dalam Geopark 2017, Geopark Nasional, 2018 Geopark Global. (WR-Diskominfo Beltim)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]