Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, Manggar BELTIMDalam seminar Kreasi Informasi Statistik (Krisi) di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2016 mencapai 69,30.

Indikatornya yakni rata-rata lama sekolah masyarakat Beltim hanya  sekolah sampai jenjang SMP Kelas 2 dan kurang memiliki semangat untuk bersekolah.

Hal itu disampaikan Kepala BPS Kabupaten Beltim Oktarizal dalam seminar Kreasi Informasi Statistik (Krisi) yang berlangsung di Gedung Auditorium Zahari Mz, Selasa (7/11/2017).

Dijelaskan dalam pemaparannya, BPS dan Pemda Beltim perlu mengadakan kerjasama untuk mengukur ketersediaan infratruktur lewat pembentukan indeks pembangunan infratruktur Beltim khususnya sektor pendidikan agar akses mudah, semangat belajar menjadi termotivasi.

Perihal yang sama juga disampaikan Plt.Sekda Beltim Ikhwan Fahrozi yang menyampaikan pentingnya kerjasama untuk meningkatkan sektor pendidikan.

"Ini merupakan hal yang mengkhawatirkan bagi lini pendidikan di Beltim. Untuk itu Pemkab Beltim dan BPS perlu mengadakan kerjasama untuk mengukur ketersediaan infratruktur lewat pembentukan indeks pembangunan infratruktur Beltim khususnya sektor pendidikan," kata Ikhwan dalam sambutannya dihadapan kepala BPS Babel Darwis Sitorus dan peserta seminar lainnya.

Harapannya hasil dari IPM BPS Beltim untuk rata-rata lama sekolah masyarakat Beltim dapat lebih maksimal yakni sampai dengan 12 tahun.

Indikator IPM lainnya yakni harapan hidup penduduk Beltim mencapai 71,3 tahun menempati peringkat ke-2 tertinggi setelah Kota Pangkalpinang dan menggambarkan tujuan pembangunan manusia yang mengupayakan "usia hidup" yang panjang dan sehat telah tercapai oleh Pemkab Beltim. Indikatornya ini yang menjadi indikator pendongkrak angka IPM Beltim hingga ke peringkat ke-4 se-Babel.

Dalam seminar tersebut diumumkan pemenang lomba artikel, lomba fotografi dan lomba membuat cover publikasi. (HK_ver-Diskominfo BELTIM)
  

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]