Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, menerima kedatangan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Rita Pranawati, didampingi Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah ( KPAD ), Sapta Qadria, diruang kerja Gubernur, Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin (6/11/2017) malam.

Kedatangan Komisi Perlindungan Anak untuk melakukan audiensi  dalam rangka penguatan kelembagaan perlindungan serta upaya mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak sebagai upaya mewujudkan Provinsi Bangka Belitung Menuju Ramah Anak.

Dalam auidiensi tersebut Gubernur, tak lepas mempertanyakan beredarnya informasi di media  nasional terkait pemberitaan yang tidak benar yang dirilis KPAI yang menyatakan telah terjadi kekerasan terhadap seorang siswa SLTP di Pangkalpinang yang menjadi korban kekerasan oknum guru sehingga menjadi viral secara Nasional.

"Berita kejadian yang viral tersebut bukan terjadi di Bangka Belitung, KPAI sudah Klarifikasi permasalahan itu," katanya.

Selain itu, menurutnya Komisi Perlindungan Anak Daerah mengambil peranan penting dalam membangun perlindungan terhadap anak dengan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat luas terlibat lansung untuk berkontribusi sebagai upaya mendorong kepekaan dalam diri masyarakat Bangka Belitung.

"Saya mengapresiasi upaya komisi untuk berkontribusi terhadap daerah dengan upaya mewujudkan Provinsi Babel untuk menjadi Provinsi Ramah, semoga semua harapan dapat terwujud dengan baik," ujarnya.

Sementara, Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah Bangka Belitung, Sapta Qadriah mengatakan rasa terimakasih kepada Gubernur yang selama ini telah mendukung program yang dilakukan Komisi Perlindungan Anak Daerah dalam memberikan perlindungan dan rasa kepedulian yang tinggi agar tidak terjadinya kekerasan terhadap anak.

"Kerjasama yang terjalin selama ini antara Pemprov dan Lembaga Perlindungan dapat dijaga dan terus dilakukan demi penguatan untuk  menjaga generasi penerus bangsa," harap Sapta. (Erw)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]