Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]


INRADIOFM.COM, Pangkalpinang --
Tindakan tegas akan dilakukan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terhadap para pelaku usaha perikanan yang dalam melaksanakan usaha mereka tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Hal ini disampaikan Pengawas Perikanan DKP Babel, Retfi Wiselli, Senin ( 29/1/2018 )
menindaklanjuti laporan Masyarakat terkait penggunaan alat tangkap setrum yang dilakukan masyarakat Desa Rias, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan

" Adanya laporan dari masyarakat terhadap penggunaan alat tangkap ikan berupa setrum disinyalir dapat menghasilkan tangkapan ikan yang lebih banyak dan lebih mudah, kita akan melakukan tindakan tegas," jelasnya

Kemudian Retfi menilai penggunaan alat setrum selain merusak ekosistem, juga dapat membahayakan para pengguna itu sendiri

"Saya menghimbau kepada masyarakat yang menggunakan alat tangkap dengan menggunakan setrum ini untuk tidak mengoperasikan lagi karena dapat membahayakan alam sekitar bahkan penggunanya," ujarnya

Lebih lanjut, Retfi menjelaskan dengan  melakukan kegiatan penangkapan ikan dengan menggunakan setrum  bertentangan dengan Peraturan Perundang-Undangan yakni UU No 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya pasal 21 dan Pasal 40. 

" Menurut undang-undang nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan, Pasal 84 ayat, berbunyi Setiap orang yang dengan sengaja di wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia melakukan penangkapan ikan dan/atau pembudidayaan ikan dengan menggunakan bahan kimia, bahan biologis, bahan peledak, alat atau cara, dan bangunan yang dapat merugikan atau membahayakan kelestarian sumber daya ikan serta lingkungannya," terangnya

Oleh karena itu, upaya menanggulangi  permasalahan tersebut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bangka Belitung terus  bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan Bangka Selatan untuk dapat melakukan pengawas perikanan serta menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap berupa setrum yang dapat merusak keberlangsungan ekosistem perairan, ( Erwin ).

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]