Sumber Informasi Terpercaya

Full width home advertisement

Live Streaming

PANGKALPINANG

HUMASPRO

BELTIM

BANGKA

BELITUNG

BANGKA TENGAH

BANGKA BARAT

Post Page Advertisement [Top]


INRADIOFM.COM, Pangkalpinang --
Program Integrasi Sapi Sawit Pemerintah Provinsi  Babel merupakan suatu langkah peningkatan jumlah populasi sapi untuk menciptakan ketersediaan daging sapi

Pemerintah Daerah Babel saat ini telah memiliki Peraturan Daerah, peraturan ini khususnya diarahkan kepada para pemilik perkebunan sawit, baik  perusahaan maupun pribadi yang memiliki perkebunan seluas diatas 10 hektar, agar memiliki satu ekor sapi. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Bangka Belitung, Toni Batubara, Kamis ( 11/01/2018), diruang kerjanya

Saat ini, untuk meningkatkan populasi sapi di Bangka Belitung, Pemerintah melalui dana APBD melakukan pengadaan sapi sebanyak 120 ekor untuk dibagikan kepada para peternak sapi yang telah mengajukan proposal bantuan sebelumnya, kemudian ditambah 150 ekor sapi dari bantuan APBN dan saat ini Dinas Pertanian Babel sendiri telah memiliki 73 ekor sapi

" Berdasarkan data yang kita miliki luas perkebunan sawit swasta yang ada seluas 118.000 hektar, berarti dengan berjalanya program ini, sebanyak 1.180 ekor populasi sapi akan bertambah, belum lagi dengan
Pemilik perorangan yang memiliki perkebunan sawit diatas 10 hektar, saat ini sedang didata," terangnya

Sebelumnya, Populasi sapi di Bangka Belitung saat ini lebih kurang 12.500 , dengan adanya program tersebut sudah dapat dipastikan jumlahnya semakin meningkat sebesar 22.000 ekor dan kembali bertambah, dikarenakan, Pemerintah pada tahun 2018 juga akan memberikan bantuan ke desa secara langsung untuk membeli sapi sebanyak 1.500 ekor, jadi angka populasi sapi sudah mendekati 25.000 ekor.

" Dengan jumlah sapi sebanyak 25.000 ekor, Babel sudah dapat memenuhi kebutuhan sendiri, karena berdasarkan data yang ada pada tahun 2017 Babel membutuhkan sebanyak 14.000 ekor serta kita dapat memanfaatkan hasil turunan sapi, yaitu dari kotoran yang dihasilkan," kata Kadis. ( Erw ).

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]