Sumber Informasi Terpercaya

Full width home advertisement

Live Streaming

PANGKALPINANG

HUMASPRO

BELTIM

BANGKA

BELITUNG

BANGKA TENGAH

BANGKA BARAT

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, Manggar, BELTIM – Rekapitulasi Rencana Umum Pengadaan (RUP) Kabupaten Belitung Timur, tercatat sebanyak 108 paket pengadaan barang dan jasa yang terdata di tahun 2018 ini. Seluruh paket itu akan segera dilelang dan dibelanjakan melalui e-purchasing, dengan total Pagu anggarannya mencapai Rp 132,2 Milyar lebih.

Dari jumlah tersebut, 84 paket sebesar Rp 101,5 Milyar lebih akan dilelang. Sedangkan sisanya 24 paket sejumlah Rp 30,6 Milyar lebih, dimasukkan dalam e-purchasing

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah, Aifi Sidky mengatakan seluruh paket baru bisa dilelang dan dikerjakan pada Maret 2018 ini. Hal ini mengingat kesiapan Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan pengenalan anggota pokja yang baru.

"Kalau tidak ada kendala awal Maret akan kita launching. Tahapnya masih persiapan sekarang," kata Kiki sapaan sehari-hari Aifi di ruang kerjanya, Rabu (21/2/2018).

Ia mengungkapkan dengan bergantinya anggota Pokja yang baru butuh penyesuaian dan perkenalan. Selain itu, adanya perubahan sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) yang baru membutuhkan pelatihan.

"Kan dulu kita pakai sistem LPSE versi 36, sekarang sudah versi 42, otomatis harus ada pelatihan. Ditambah anggota yang baru diangkat harus ada pengenalan," jelas Kiki.

Menurutnya seluruh kegiatan kembali ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengajukan lelang. Ditambahkannya, selama ini yang sering membuat gagal lelang bukan di ULP, tapi keterlambatan OPD dalam menginput data.

"OPD-nya yang sering molor, banyak nunggu di pertengahan tahun, baru sibuk. Kayak tahun lalu banyak yang gagal dilelang karena OPD-nya yang telat masukkan datanya," ungkap Kiki.

Mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Perumahan Rakyat itu pun mengakui jika rekap RUP tersebut masih sementara dan kemungkinan bisa berubah. Bahkan dari jumlah yang ada itu dapat berkurang.

 "Data rekapitulasi ini bisa berubah, dilelang tidaknya tergantung OPD-nya. Kita hanya sekedar penyedia layanan," ujarnya.

Dalam rekapitulasi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang paling banyak akan melelang, dengan 16 paket senilai Rp 47,5 Milyar lebih. Sedangkan untuk e-purchasing, RSUD Beltim dengan 9 paket senilai Rp 16 Milyar. (@2!_HK)

Sumber :  Diskominfo Beltim
Editor : HK

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]