Sumber Informasi Terpercaya

Full width home advertisement

Live Streaming

PANGKALPINANG

HUMASPRO

BELTIM

BANGKA

BELITUNG

BANGKA TENGAH

BANGKA BARAT

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG Sulitnya masyarakat Bangka Belitung mendapatkan gas tabung tiga (3) Kg, beberapa pekan terakhir di tengah masyarakat dikarenakan menghilangkannya ketersediaan gas dipasaran baik ditingkat agen maupun pengecer mendapat respon cepat dari Pemerintah Provinsi Babel.

Menindaklanjuti permasalahan tersebut, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerjasama dengan Pihak Pertamina yang tergabung dalam Satgas Pangan Babel, Hari ini, Kamis (8/2/2018) menggelar Operasi Pasar di berbagai titik rawan kelangkaan gas di Pulau Bangka.

Menurut Kabid Perdagangan Dinas Perindag Babel, Riza Haryani untuk mengatasi kelangkaan Gas 3Kg ( Subsidi ) di beberapa titik wilayah dalam waktu dekat, salah satu solusi tercepat adalah dengan melaksanakan OP pada titik rawan kelangkaan di wilayah Bangka Belitung, salah satu diantaranya ada di Kota Pangkalpinang, Kecamatan Gabek.

" Secara  serentak  Operasi Pasar akan dilakukan saat ini, meliputi wilayah Kecamatan Gabek, Kecamatan Pemali, Kecamatan Muntok, Parit tiga, Belinyu, Payung, Koba S.selan, dan Baturusa" katanya.

Kemudian, Operasi pasar yang dilakukan ini merupakan tindakan antisipasi agar krisis gas tiga kilogram ini segera teratasi agar masyarakat lebih tenang serta tidak khawatir dengan suplai dan ketersediaan gas di tengah masyarakat.

Menurut Riza, pada operasi pasar nanti, suplai Gas Elpiji 3 Kg akan dilayani 12 Agen di Pulau Bangka, dimana agen menyiapkan  560 tabung gas 3Kg.

Sebelumnya, dirinya menyampaikan Rapat Tim Satgas Pangan sudah disampaikan terkait kelangkaan Gas 3 kg untuk mencari solusinya berdasarkan fakta-fakta  di lapangan serta pihak Pertamina terkait kuota gas.

"Kelangkaan gas ini disinyalir dapat menyebabkan kenaikan harga melampaui harga ketentuan yang telah ditetapkan HET atau bisa juga terjadi penimbunan, oleh sebab itu dalam hal ini akan kita selidiki apa penyebab sebenarnya yang terjadi," terangnya.

Berdasarkan pantauan awak media InRadio  dilapangkan, masyarakat Gabek dan sekitarnya antusias mendatangi lokasi OP untuk mendapatkan gas yang beberapa pekan ini mengalami kelangkaan persediaan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi ( HET ).

" Kami merasa sangat terbantu sekali dengan adanya Operasi Pasar di daerah kami, dan bersyukur sekali dengan respon cepat yang dilakukan pemerintah untuk membantu mengatasi permasalah ini serta berharap hal seperti tetap menjadi perhatian serius Pemerintah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan gas elpiji," harap Adi salah seorang warga. (Erwin).

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]