LIVE STREAMING

Post Page Advertisement [Top]

Dirjen Cipta Karya KemenPUPR, Dodi Krispratmaji menandatangani perjanjian kerjasama
INRADIOFM.COM, Manggar, BELTIM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Cipta Karya akan membangun proyek Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman senilai total Rp 2,7 milyar di Kabupaten Belitung Timur.

Awal pelaksanaan pembangunan ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman (PPLP) Dirjen Cipta Karya KemenPUPR, Dodi Krispratmaji dengan Bupati Beltim, Yuslih Ihza pada acara Sosialisasi dan Penandatanganan Kerjasama, Rabu (14/2/2018) lalu, di Hotel Mercure Jalan Purus IV Kota Padang Sumatera Barat.

Kepala Satker Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman (PSPLP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Miarka Risdawati mengatakan ada dua kegiatan proyek yang dikerjakan di Kabupaten Beltim. Pembangunan Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) di Desa Suka Mandi Kecamatan Damar dan Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Trapo Mayang. "Dua-duanya di Trapo Mayang. IPLT itu totalnya Rp 1,7 milyar dibagi ke tiga kabupaten, kalau TPA Rp 2,1 milyar hanya untuk Beltim saja," ungkap Miarka.

Wanita yang akrab dipanggil Chika itu menyatakan lelang proyek sedang diumumkan dan pengerjaan proyek diperkirakan baru dapat dilakukan Maret 2018 mendatang. Rencananya proyek akan dihibahkan untuk Pemkab Beltim akhir tahun 2018. "Lelangnya sudah ada di internet. Nanti kalau selesai akan kita hibahkan ke Pemkab," jelas Chika.

Chika menuturkan sudah banyak bantuan yang diberikan oleh PSPLP kepada Pemkab Beltim. Mulai dari eksavator, bolduser, mobil tinja hingga komponen fisik lainnya berupa kantor di TPA Trofo Mayang. "Bisa dikatakan lengkap bantuan kita. Kita ingin menjadikan TPA di Kabupaten Beltim sebagai TPA Percontohan di Bangka Belitung," kata Chika.

Meski sudah lengkap, ia mempersilahkan Pemkab Beltim untuk mengajukan proposal bantuan lainnya. Bukan hanya untuk TPA dan sampah namun juga drainase dan Pemukiman. "Kita ini masuk di tiga dinas, Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat dan Cipta Karya PU. Drainase bisa kita bantu, cman buatkan suratnya dulu ke Direktorat Bina Marga agar tidak tumpang tindih," ujarnya.
Miarka Risdawati (Chika) paling kanan
Bupati Beltim, Yuslih Ihza berharap proyek akan segera dapat dilaksanakan. Ia menyatakan semua persyaratan yang diajukan dalam Naskah Perjanjian bisa diakomodir Pemkab Beltim. "Sudah, administrasi kita sudah dilengkapi. Intinya kita ingin segera dapat bantuan ini, soalnya sangat bermanfaat untuk masyarakat," kata Yuslih.

Selain itu, dengan adanya kelengkapan komponen TPS akan menjadi penunjang utama penilaian untuk Piala Adipura. Hal ini disebutnya akan memperbesar peluang Kabupaten Beltim. "Proyek ini penting untuk menambah penilaian Adipura. Insyallah kita sedang upayakan, agar target terwujud," ucap Yuslih.

Pada acara penandatangan tersebut Dirjen Cipta Karya menyerahkan bantuan hibah untuk 36 kabupaten/kota. Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, ada tiga kabupaten yang memperoleh bantuan, yakni Kabupaten Bangka, Bangka Barat dan Beltim. Namun di dua kabupaten tersebut hanya memperoleh bantuan sekitar Rp 600 juta.

Penulis: Fauzi Akbar
Foto: Azy Lakuank
Editor : HK

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]