Sumber Informasi Terpercaya

Full width home advertisement

Live Streaming

PANGKALPINANG

HUMASPRO

BELTIM

BANGKA

BELITUNG

BANGKA TENGAH

BANGKA BARAT

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG - Perilaku korupsi merupakan faktor utama penghambat pembangunan ekonomi suatu daerah dan keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diharapkan dapat memberikan panduan agar dalam menjalankan proses pembangunan tidak tersangkut dalam tindakan korupsi.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman saat menghadiri Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi dan Penandatanganan Komitmen seluruh Kepala Daerah se-Babel, di Aula Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, Selasa (20/2/2018).

Rapat Koordinasi yang dilaksanakan di Bangka Belitung ini sendiri merupakan bagian dari sepuluh daerah yang dikunjungi KPK. Tentu ini sebagai bentuk perhatian, sehingga dapat saling mengingatkan agar tidak melakukan tindakan merugikan negara.

"Tentu ini untuk kepentingan bersama, bangsa dan percepatan pembangunan itu sendiri, keberadaan KPK diharapkan dapat memberikan arahan agar dalam menjalankan pembangunan tidak tersangkut tindak korupsi, karena masih banyak yang terpeleset atau kesalahan pengadministrasian dan kita perlu arahan, " terangnya.

Sementara itu, Alexander Marwata Wakil KPK  mengatakan perlu adanya komitmen kepala daerah  dalam memberantas perilaku korupsi.

"Sehingga bawahan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan negara, banyak titik rawan tindak pidana korupsi seperti dalam proses penganggaran," ujarnya.

Selanjutnya dirinya menyebutkan, persoalan perizinan juga kerap menjadi komoditas peluang terjadinya korupsi disebabkan daerah Bangka Belitung merupakan daerah yang mempunyai SDA pertambangan, ketika proses perizinan sering kala dimanfaatkan oleh pelaku tindak korupsi untuk mempercepat proses perizinan dengan menabrak aturan yang telah ditetapkan. (Erwin).

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]