Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, Pangkalpinang - Resi Gudang merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Petani dibawah kepemimpinan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman.

Upaya sosialisasi terus digalakkan untuk dapat memaksimalkan keberadaan Resi Gudang yang ada, apalagi resi gudang ini merupakan langkah strategis agar dapat mendongkrak harga komoditi pertanian terutama lada.

Munculnya kritikan dari beberapa pihak termasuk anggota legislatif Provinsi Babel bahkan petani lada sendiri mengenai kurang efektif nya keberadaan resi gudang sampai saat ini, mendapat tanggapan langsung Ketua Dewan Rempah Indonesia ( DRI ) Provinsi Bangka Belitung, Bayo Dandari.

Menurut Bayu, Pemprov Babel terus  berupaya memberikan pelayanan terbaik demi memaksimalkan pemanfaatan resi gudang terhadap masyarakat petani.

" Terus memberikan pelayanan terbaik serta pemahaman konsep Resi Gudang kepada masyarakat petani lada, karena sebab itu sosialisasi terus digalakkan agar masyarakat paham dan mengerti sehingga petani dapat menitipkan lada di Resi Gudang yang ada," paparnya, Senin (5/2/2018).

Pasalnya, karakter masyarakat yang mayoritas menunggu kesuksesan terhadap suatu inovasi, menjadi kendala tersendiri untuk mewujudkan target dari keberadaan resi gudang ini sendiri.

Lebih lanjut, Bayo katakan lada yang ada di Bangka Belitung dapat keluar lewat satu pintu, yaitu Resi Gudang sehingga harga lada dapat dikendalikan, saat ini frekuensi sosialisasinya dari berbagai lini sehingga keberadaan Resi Gudang ini dapat dirasakan langsung oleh petani di Pulau Bangka dan Pulau Belitung.

" Sosialisasi keberadaan dan manfaat gencar kita lakukan dalam berbagai kesempatan, melalui rapat terbuka, upacara keagamaan, tempat peribadatan, bahkan ke sekolah - sekolah agar siswa dapat memberikan informasi kepada orangtua mereka," terangnya. (Erwin).

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]