LIVE STREAMING

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, BANGKA TENGAH -  Dalam Seminar Nasional Go Digitalisasi yang berlangsung hari ini (6/3/2018), di ballroom Gale-Gale Resto Bangka Tengah, juga diisi oleh Afifa Urfani, seorang pelopor Gerakan Bantu Petani dan membuat sebuah aplikasi yang diberi nama CROWDE.

CROWDE adalah start up yang mempelopori Gerakan Bantu Petani untuk membantu permodalan petani dengan sistem investasi bersama oleh Teman CROWDE (investor) melalui platform situs CROWDE.CO.

Afifa mengungkapkan petani adalah penggerak ekonomi Indonesia, tetapi 38 persen dari petani justru hidup dibawah garis kemiskinan. Hal inilah yang melatarbelakangi dirinya membangun sebuah Gerakan Bantu Petani, dan membuatkan aplikasi permodalan bagi para petani di Indonesia.

Diakuinya, para petani termasuk kategori orang yang tidak bankable, dan banyak petani yang susah untuk mendapatkan permodalan bagi usaha taninya tersebut. Untuk itulah, ia mengajak Anak-anak muda Indonesia generasi millenial saat ini ikut membantu para petani dengan berinvestasi melalui platform CROWDE.

"Temen-temen bisa datang ke CROWDE.CO, untuk investasikan uang kamu untuk bantu petani. Kenapa? karena petani bukan merupakan orang yang termasuk bankable, dan susah dapat modalnya dan ketergantungan mereka terhadap tengkulak, nah CROWDE ini hadir untuk menjadi perantara dan mengubah ekosistem petani Indonesia agar lebih menguntungkan para petani," jelasnya.

Ia mengakui kendala selama ini adalah bagaimana membuat para petani komitmen akan akad yang telah disepakati bersama. Lalu, penggunaan teknologi dalam melakukan laporan keseharian, mingguan dan bulanan para petani serta mengedukasi dalam menggunakan aplikasi CROWDE ini.

"Mengenalkan teknologi kepada para petani selama ini menjadi kendala kami, dan bagaimana membuat mereka komit akan akad yang disepakati, yah intinya kami sebenarnya tidak ingin memberatkan petani dengan teknologi, kami ingin mereka lebih melek teknologi dan lebih terbuka akan kebutuhannya jadi tidak lagi bergantung dengan ekosistem yang justru akan memberatkan mereka," terangnya. (HK)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]