LIVE STREAMING

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, Jakarta - Seperti diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI mewajibkan pelanggan seluler prabayar untuk melakukan registrasi berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) pemiliknya. Bila diabaikan, sejumlah pemblokiran akan menanti pelanggan seluler prabayar ini.
Lantas, bagaimana tahapan pemblokiran kartu prabayar tersebut? Berdasarkan informasi dari website Kementerian Kominfo RI, masa pemblokiran tersebut akan dilakukan selama dua bulan hingga 28 April 2018.

Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI Ahmad M. Ramli mengatakan, akan ada beberapa tahap pemblokiran setelah batas akhir yakni pada 28 Februari 2018.

Jika selama 30 hari setelah tanggal 28 Februari 2018 belum mendaftar, maka telepon keluar (outgoing calls) dan sms akan ditutup. Kemudian, jika 15 hari setelahnya masih belum mendaftar juga, maka telepon masuk (incoming calls) dan sms turut tertahan. "Tapi dalam tahap ini, masih dapat menggunakan paket data," kata Ramli.

Namun, jika masyarakat masih belum juga mendaftar setelah 15 hari kemudian, maka paket data selulernya akan ditutup dan kartu SIM/kartu prabayarnya secara total tidak bisa digunakan.

Jadi, jika belum mendaftar/registrasi kartu prabayar Anda, silakan melakukan registrasi sekarang, baik secara online maupun dengan SMS ke 4444. (HK)

Penulis : HK
*Berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]