Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, BANGKA BARAT - Sebagai bentuk kewajiban perpajakan, yaitu pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT), Bupati Bangka Barat Drs. Parhan Ali, M.M. yang didampingi Sekda Bangka Barat, Drs. Yunan Helmi, M.Si., dan beberapa pejabat OPD Kabupaten Bangka Barat, serta dihadiri juga perwakilan dari Kejaksaan Negeri Bangka Barat, menyampaikan laporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi secara E-Filing didalam acara Pekan Panutan yang dilaksanakan di Ruang ORI Komplek Perkantoran Terpadu Kabupaten Bangka Barat, Jum'at (16/3/2018).

E-Filing merupakan tata cara penyampaian SPT Tahunan secara elektronik, yang dilakukan secara online dan real time melalui jalur Internet. Artinya, sepanjang terkoneksi dengan jaringan internet, maka wajib pajak dapat menyampaikan SPT-nya kapanpun dan dimanapun. 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, cepat, mudah dan aman tanpa harus terkendala dengan jalanan yang macet dan antrian yang panjang.

Dalam sambutannya, Bupati Bangka Barat Drs. Parhan Ali, M.M. menekankan untuk mengisi laporan SPT Tahunan Orang Pribadi maupun Badan dengan Benar Lengkap dan Jelas. Parhan ali menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Bangka Barat dapat tergugah kesadaran dan kepeduliannya dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, terkhusus untuk dapat segera memenuhi kewajiban pelaporan SPT Tahunan PPh, baik untuk orang pribadi maupun badan usaha.

Kepala KPP Pratama Bangka, Dwi Hariyadi, dalam sambutannya juga mengingatkan kepada para wajib pajak, untuk mengisi SPT Tahunan dengan Benar, Lengkap, dan Jelas seperti yang telah diatur didalam Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Bupati Bangka Barat Drs. Parhan Ali, M.M meluncurkan program Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP), yang ditandai dengan pemukulan Gong, didampingi langsung oleh Kepala KPP Pratama Bangka serta disaksikan oleh Sekda Bangka Barat, beberapa Pejabat OPD dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri Bangka Barat.

KSWP adalah kegiatan yang dilakukan oleh Instansi Pemerintah sebelum memberikan layanan publik tertentu untuk memperoleh Keterangan Status Wajib Pajak. Dasar diluncurkannya KSWP tersebut, yakni Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2015, dan Permendagri Nomor 112 tahun 2016 tentang Konfirmasi Status Wajib Pajak dalam pemberian layanan publik tertentu di lingkungan Pemda.

Dwi Hariyadi mengatakan, bahwa KSWP ini merupakan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, dalam pemberian layanan publik. Prosesnya, yaitu dengan melakukan verifikasi terhadap NPWP dan pelaporan SPT pemohon layanan publik, dalam hal ini SPT Tahunan 2 tahun sebelum pengajuan.

Parhan ali menambahkan, sejak Tahun 2017 Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangka Barat, yang telah melakukan program KSWP di wilayah Kabupaten Bangka Barat. Dengan diluncurkannya KSWP ini, diharapkan kesadaran dan kepedulian wajib pajak dapat meningkat, serta pendapatan negara juga dapat naik signifikan.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada 5 wajib pajak dengan pembayar pajak besar di wilayah Bangka Barat, yaitu CV. Rifana, CV. Dua Serangkai, Eddy, Rudy Darmawan, dan Uno Budiarto, dan penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Bangka Barat yang didampingi Kepala KPP Pratama Bangka. (Nit_HK)

Sumber : Rilis Direktorat Jendral Pajak (DJP) Sumsel Babel.

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]