LIVE STREAMING

Post Page Advertisement [Top]



INRADIOFM.COM, Manggar BELTIM – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Belitung Timur akan melayani pembuatan administrasi kependudukan selama 8 jam, dari pukul 08.00 hingga pukul 16.00. Tak ada istilah tutup kantor, pada saat jam istirahat kerja pukul 12.00 hingga 13.00 pelayanan tetap berjalan.


Kepala Disdukcapil Beltim Ernadi, melalui Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Dedy Wahyudi mengatakan, adanya inovasi peningkatan layanan ini dikarenakan banyaknya masyarakat yang antri untuk mengurus dokomen kependudukan. Apalagi saat jam istirahat antrian bertambah ramai dan menunggu pelayanan buka.

"Kita kasihan melihat banyak antri pas jam istirahat, datang jauh-jauh terus pas sampai ke sini malah kita tutup istirahat. Jadi tak ada waktu masyarakat terbuang," kata Dedy di kantornya, Jum'at (2/3/2018) lalu.

Dedy mengatakan penerapan pelayanan 8 jam kerja non stop mulai dilaksanakan, sejak Senin, 5 Maret 2018. Disdukcapil Beltim menerapkan jam kerja bergantian khusus untuk pegawai yang melayani pelayanan dokumen kependudukan.

"Nanti kita pakai shift-shiftan kayak pegawai bank. Jam 12 nanti pegawai kita bergantian istirahatnya, tetap ada yang istirahat, ada yang tetap standby," jelasnya.

Dijelaskannya Disdukcapil Beltim juga memberikan jalur pelayanan khusus bagi masyarakat yang berasal dari pulau-pulau jauh di Kabupaten Beltim. Pelayanan tersebut berupa prioritas keutamaan pengurusaan administrasi dan proses perekaman data kependudukan.

"Pelayanan fasiltas khusus kita berikan untuk masyarakat dari Pulau Batun, Long, Sekunyit, dan Ketapang. Mereka akan kita berikan prioritas, untuk penyelesaian Akta Kelahiran, Perekaman e-KTP, dan lain-lainnya," ujarnya.

Hal itu dikarenakan banyak penduduk dari Pulau yang belum menyelesaikan perekaman dan membuat data mereka terblokir oleh server. Bahkan, dari sekitar 100-an orang warga Pulau Batun, setengahnya sudah terblokir akibat tak pernah mengurus.

 "Kadang-kadang warga kita di Pulau banyak kurang memperoleh informasi. Makanya kita kerjasama dengan Kadus di Pulau untuk memberitahukan jika warganya yang belum pernah harus melakukan perekaman," ungkapnya.

Untuk mempercepat perekaman e-KTP dan Akta Kelahiran, Disdukcapil juga terus melakukan jemput bola ke desa-desa terjauh di Kecamatan Dendang dan Simpak Pesak.

Penulis: Fauzi Akbar-Diskominfo Beltim 
Foto: Azy Lakuank- Diskominfo Beltim
Editor : HK

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]