Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, Manggar, BELTIM - Sejumlah koperasi yang ada di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), belum banyak yang mendaftarkan tenaga kerjanya dalam program BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam sosialisasi program BPJS yang diikuti 25 orang perwakilan perusahaan dan 25 orang wakil pekerja yang ada di Beltim, pihak BPJS akan berupaya melakukan pendekatan kepada pihak pemberi kerja agar penyelenggaraan jaminan ketenagakerjaan dan kesehatan dapat terlaksana.

"Koperasi di Beltim belum ada yang mendaftarkan tenaga kerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan. Rencana kita akan sosialisasi ke kecamatan-kecamatan terutama untuk program kecelakaan kerja dan kematian," ungkap Aditya selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Belitung, dalam sosialisasi program BPJS di Kafe Fega Manggar, Senin (5/3/2018).

Senada dengan Aditya, Kepala BPJS Kesehatan Beltim M. Ali mengungkapkan hanya 2 atau 3 koperasi yang baru mendaftarkan.

"Sebagian besar perusahaan di Beltim sudah mendaftar, tinggal kepatuhannya saja yang perlu ditingkatkan, namun untuk koperasi baru sedikit yang mendaftar, sekitar dua atau tiga yang baru mendaftar,' kata Ali.

Sementara itu, salah satu peserta Siska (30) menyampaikan minimnya informasi terkait BPJS Ketenagakerjaan. "Kami usaha kecil keripik, resikonya kena minyak panas dan kompor meledak. Apa kami bisa ikut BPJS Ketenagakerjaan?," ungkap Siska.

Menanggapi masalah tersebut, Aditya mengatakan bahwa setiap pemberi kerja wajib mendaftarkan tenaga kerjanya dalam dua program tersebut.

Sementara itu, Sekda Beltim Ikhwan Fahrozi mengungkapkan bahwa tujuan dari program BPJS adalah agar kebutuhan masyarakat akan kesehatan dapat terpenuhi termasuk perlindungan saat bekerja.

"Saya harap pimpinan perusahaan dan koperasi dapat mendaftarkan karyawannya ke program BPJS demi kepentingan bersama," ujar Ikhwan. (ver_HK)

Penulis : Vera-Diskominfo Beltim
Editor : HK

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]