Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, Manggar, BELTIM - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) akan melakukan kerjasama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pangkalpinang untuk mencegah masuknya produk-produk berbahaya.

Bupati Beltim Yuslih Ihza mengatakan, pengawasan obat dan makanan merupakan bagian terpenting dari upaya pembangunan kesehatan untuk melindungi masyarakat dari bahan berbahaya.

"Kami akan berupaya meningkatkan pengawasan makanan, termasuk obat-obatan demi kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Kerjasama yang akan dilakukan dengan sinergis dalam pembinaan dan pengawasan obat dan makanan," ujar Yuslih.

Dijelaskannya, perkembangan produk makanan dan obat tidak dapat diprediksi, untuk itu perlu dilakukan pengawasan yang intens terhadap peredaran obat-obatan dan makanan, khususnya yang masuk ke Kabupaten Beltim.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati Beltim Burhanudin atau yang akrab disapa Aan ini mengungkapkan, bahwa banyak produk makanan yang masuk ke Beltim, sehingga perlu adanya tim pengawasan untuk melakukan uji makanan dan bahan makanan termasuk obat-obatan.

"Selama ini kendalanya kalau ada info produk makanan yang mengandung bahan berbahaya, kita sulit untuk lakukan uji laboratorium. Maka kita akan lakukan kerjasama dengan Balai POM, sekaligus melakukan pembinaan bagi pelaku usaha," kata Aan.

Sementara itu Hermanto, Kepala Balai POM Pangkalpinang usai melakukan audiensi dengan Bupati dan Wabup Beltim menyampaikan, pengawasan obat dan makanan merupakan suatu program yang terkait dengan banyak sektor, baik pemerintah maupun non pemerintah. Untuk itu kata dia, perlu adanya kerjasama, komunikasi, informasi dan edukasi yang baik.

Salah satu upaya, yakni pihaknya akan melakukan edukasi kepada pelaku usaha agar produk olahannya berkualitas dan aman, sehingga mempunyai daya saing yang lebih baik.

"Kita akan lakukan kerjasama dengan Pemkab Beltim, antara lain melakukan bimbingan teknis dan pendampingan kepada pelaku usaha. Hal ini agar produk makanan, seperti hasil olahan laut yakni kerupuk, kretek dan lainnya, bisa bertumbuh dan berkualitas. Tentunya kita akan berikan kemudahan terhadap biaya uji makanan, salah satu 
syaratnya harus ada surat dari desa," kata Hermanto. (Ver_HK)

Penulis : Vera-Diskominfo Beltim
Editor : HK

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]