LIVE STREAMING

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COMBANGKA TENGAH - Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Pribudiarta Nur Sitepu menyampaikan banyak sekali pembelajaran yang dapat diambil dari masyarakat Bangka Belitung terkait dengan praktek budaya dan kearifan lokal daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menutup rangkaian acara Rakornas Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) 2018 Bangka Belitung, di Hotel Novotel, Jumat (2/3/2018) malam.

Ia menambahkan Rakornas 2018 yang melahirkan komitmen bersama dan tertuang dalam Komitmen Wangka Beliton, merupakan kelanjutan dari pencapaian Komitmen Ternate, pada Rakornas 2017 silam.

"Kehadiran kita disini, memiliki semangat yang sama untuk dapat menindaklanjuti dan mewujudkan komitmen Wangka Beliton dalam mempercepat penguatan, antara lain kelembagaan, pengembangan inovasi, serta kehadiran negara ditengah masyarakat," terangnya.

Dikatakannya, dari semua komitmen dalam diri yang terpenting adalah kemampuan untuk mengimplementasikan suatu kebijakan agar sampai pada akar rumput dan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat luas. Dan, saat ini telah memasuki masa RPJMN terakhir untuk Rencana jangka Panjang, waktunya sudah terbatas untuk mencapai target yang telah diamanatkan. Jangan sampai kehilangan momen untuk menjadi negara maju yang ditunjukkan dengan tingkat kualitas hidup manusia yang berkualitas.

"Sekarang saatnya, memperkuat sinergi dari seluruh lembaga masyarakat agar kita tidak menjadi negara yang tertinggal," ujarnya.

Untuk itu, yang telah disepakati bersama dalam Rakornas PPPA 2018 harus mampu diimplementasikan dan akan dibahas secara lebih mendalam melalui rapat teknis, agar dapat terwujudnya pencapaian target pembangunan Nasional. (Erw_HK)

Penulis : Erwin Gunawan
Editor : HK

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]