LIVE STREAMING

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG - Tujuh trayek angkutan perintis baru yang belum lama ini di-launching oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, merupakan upaya pemerintah dalam rangka membuka isolasi daerah, yang selama ini belum adanya angkutan umum yang melayani jalur atau suatu trayek tertentu.

Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerjasama dengan Perum DAMRI Cabang Pangkalpinang membuka rute angkutan perintis baru tersebut agar kebutuhan masyarakat akan angkutan umum dapat terlayani. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung KA Tajuddin, yang didampingi General Manager Perum DAMRI Cabang Pangkalpinang Darman ZJ, Manager Usaha Perum DAMRI Cabang Pangkalpinang Hendra Lela, dan Manager Keuangan Perum DAMRI Cabang Pangkalpinang Listawati, dalam wawancara eksklusif di In Radio, Senin (5/3/2018) siang.

KA Tajuddin menambahkan, angkutan perintis berfungsi untuk membuka jalur baru saja. Jika kedepan jalur tersebut telah ramai, peran angkutan perintis akan berkurang dan akan digantikan oleh angkutan umum yang biasanya, dan Perum DAMRI akan mencari dan membuka jalur perintis yang baru. "Namanya kan angkutan perintis, artinya membuka jalur saja. Jika nanti angkutan umumnya sudah rame, sehingga peran angkutan perintis berkurang dan akan digantikan oleh angkutan umum yang biasanya," jelasnya.

Ia pun berharap pola angkutan umum yang disubsidi pemerintah tersebut akan dapat mengurangi beban masyarakat. Dicontohkannya, untuk trayek Pangkalpinang-RSUD Provinsi yang biasanya masyarakat membayar angkutan umum dengan ongkos sebesar 10 ribu rupiah, sekarang dengan menggunakan angkutan perintis masyarakat hanya membayar 5 ribu rupiah saja. "Kalau pola angkutan perintis ini berarti ada subsidi dari pemerintah, contohnya untuk rute Pangkalpinang-RSUD Provinsi yang semula kalo angkutan umum kan 10 ribu rupiah, nah karena di subsidi oleh pemerintah, ongkosnya jadi 5 ribu rupiah," ujarnya.

Ia juga menyatakan Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, mendorong pihaknya untuk membuka rute-rute atau trayek-trayek perintis yang baru sebagai upaya pemerintah didalam membangun konektivitas antar daerah di Bangka Belitung. Dan, tidak menutup kemungkinan akan membuka trayek baru tersebut bagi masyarakat yang berada di daerah-daerah terisolasi. "Sebagaimana yang kita pahami, Babel terdiri dari banyak pulau-pulau dan sebagian besar berpenghuni, tetapi angkutan umum sangat terbatas atau bahkan tidak ada selama ini. Jadi masyarakat disana, masih menggunakan kendaraan mobil atau motor pribadinya. Untuk itu, kita akan membuka trayek dan melayani masyarakat untuk kebutuhan angkutan umum mereka disana," terangnya.

Ia juga menjelaskan masyarakat atau kepala desa di pulau-pulau maupun daerah-daerah terisolasi tersebut dapat mengajukan trayek angkutan perintis baru di daerahnya masing-masing, dengan berkoordinasi kepada pemerintah setempat. "Masyarakat atau kepala desanya bisa mengajukan kepada camat, camat kepada Bupati, lalu Bupatinya sampaikan ke Dishub Kabupaten/Kota, sekaligus yang akan menyampaikannya kepada kami di Provinsi. Kami akan menginventarisir usulan-usulan itu, dan akan kami jadikan usulan Provinsi kepada Kementerian Perhubungan. Di Babel, ada Balai Transportasi Darat yang menjadi perpanjangan kita ke Kementerian Perhubungan," jelasnya lagi.

Sementara Darman ZJ menjelaskan, rute-rute untuk tahun 2018 ini berjumlah tujuh trayek, yaitu 5 trayek di kota Pangkalpinang dan 2 trayek di Belitung. Trayek di kota Pangkalpinang, yaitu Pangkalpinang-Sebagin, Pangkalpinang-Beriga, Pangkalpinang-Sempan, Pangkalpinang-Kundi dan Pangkalpinang-RSUD Provinsi. Sementara trayek di pulau Belitung, yaitu Selat Nasik-Tanjung Nyato dan Tanjungpandan-Kampit, dengan menurunkan dua unit angkutan di tiap trayek-trayek tersebut.

Ia mengakui sejak launching hingga saat ini, pertumbuhan jumlah penumpang mulai tampak ada peningkatan, walaupun perlahan. Dan dikatakannya, masalah promosi yang menjadi persoalan sehingga banyak masyarakat yang belum mengetahui adanya trayek angkutan perintis yang baru tersebut.

"Sejak launching sampai saat ini, mulai ada peningkatan jumlah penumpang, namun persoalan promosi yang membuat masyarakat belum tahu keberadaan angkutan perintis ini, selama ini kami berpromosi melalui spanduk-spanduk dan baliho," ungkapnya.

Sementara, Hendra Lala menerangkan jadwal trayek Pangkalpinang-RSUD Provinsi ada dua penjadwalan pemberangkatan dengan titik kumpul di Alun-alun Taman Merdeka (ATM), yaitu pukul 6.50 pagi, dan 13.20 siang yang rutin dilayani setiap hari tanpa ada hari libur. Sementara, untuk jadwal kembali trayek RSUD Provinsi-ATM pukul 7.50, dan pukul 16.00 sore. "Untuk jadwal trayek-trayek lain, dapat ditanyakan langsung kepada kami di Perum DAMRI Cabang Pangkalpinang," jelasnya lagi.

Dijelaskan Listawati untuk tarif harga tiket angkutan perintis ini, dibawah tarif yang berlaku di masyarakat saat ini, baik yang ber-AC maupun non-AC. Dan diakuinya untuk semua armada angkutan yang baru beroperasi ini, dalam keadaan baik dan layak jalan.

"Tiap hari ada pemeriksaan armada angkutan kami sebelum diberangkatkan. Kami juga memiliki bengkel sendiri, jika ada armada yang mengalami trouble mesin, jadi bisa segera diatasi. Dan, tentu saja ada laporannya yang masuk kepada kami, berapa kilometer yang sudah ditempuh dan laporan-laporan lainnya, agar kami dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat atau penumpang," ujarnya. (ERW_HK)

Penulis : Erwin Gunawan
Editor : HK

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]