Beltim Juara III Dalam Perencanaan pembangunan - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Rabu, April 11, 2018

Beltim Juara III Dalam Perencanaan pembangunan


INRADIOFM.COM, Manggar – Organisasi Perangkat daerah (OPD) di Pemkab Belitung Timur diharapkan dapat melengkapi data-data pendukung dan membuat rencana matang sebelum pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan. Tujuannya agar perencanaan pembangunan di Kabupaten Beltim dapat benar-benar sesuai dengan usulan, visi misi Kabupaten, Provinsi dan Nawa Cita Pembangunan.   

Hal itu diutarakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D), Peris Nainggolan saat dikonfirmasi Diskominfo Beltim, di Ruang Kerjanya, Rabu ( 11/04/2018 ) terkait Penghargaan Rencana Pembangunan Daerah Tahun 2018, yang diperoleh Kabupaten Beltim.  

Kabupaten Beltim berada pada peringkat Terbaik III Kabupaten/Kota se - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk Perencanaan Pembangunan Daerah Serumpun Sebalai. Sedangkan di posisi terbaik pertama, diraih oleh Pemkab Bangka dan terbaik kedua dicapai oleh Pemkab Bangka Selatan.

Penyerahan Trophy dan Penghargaan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka-Belitung (Babel), Erzaldi Rosman kepada Bupati Beltim, Yuslih Ihza pada saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi Babel Tahun 2019, di Ballroom Novotel Bangka Kamis, (5/4) Lalu.

"Karena sudah sistem e-planning, sebelum masuk ke sana OPD harus melengkapi data-data pendukung. Kalau kita mau lebih baik lagi ke depannya itu harus dilakukan," ujar Peris.

Selain itu, dalam Rencana Kerja (Renja) masing-masing OPD juga diharapkan dapat membuat perencanaan matang. Renja itu didukung dengan lokasi pelaksanaan pembangunan dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang jelas.     

"Misalnya KAK Pembangunan Jalan. Jelas berapa kilometer yang akan dibangun, di desa mana dan lahan yang akan digunakan sudah clean and clear. Jangan sampai pas pelaksanaan terhambat," jelas Peris.

Menurut Peris perencanaan pembangunan di Pemkab Beltim sudah cukup baik, karena melibatkan seluruh stake holder, mulai dari desa, kecamatan, tokoh masyarakat, LSM dan lain-lain. Persentase usulan masyarakat yang masuk dalam dokumen perencanaan dan jadi APBD juga tinggi.

"Sekarang penilaiannya sudah ketat. Masing-masing daerah di Provinsi Babel ini sudah peduli dengan perencanaan. Kebijakan kabupaten/kota juga sudah selaras dengan provinsi dan pusat," ungkapnya.

Namun ia tetap optimis tahun 2019 mendatang, hasil yang diperoleh Kabupaten Beltim dalam Penghargaan Perencanaan Pembangunan akan lebih baik dari saat ini.

"Mudah-mudahan, asal apa yang sampaikan tadi dapat dilaksanakan kita akan lebih baik," katanya.( Red/Ril )

Sumber : Diskominfo Beltim

Tidak ada komentar: