BPOM Babel : Jangan Anggap Sepele, Miras Bisa Berefek Jangka Panjang Pada Ginjal Anda - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Kamis, April 12, 2018

BPOM Babel : Jangan Anggap Sepele, Miras Bisa Berefek Jangka Panjang Pada Ginjal Anda

INRADIOFM.COM. PANGKALPINANG - Kepala Balai Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) Bangka Belitung, Hermanto mengatakan bahwa minuman beralkohol atau dalam istilah masyarakat lebih populer disebut miras, ternyata memiliki efek jangka panjang pada kesehatan seseorang.

Dijelaskannya, kandungan zat etanol didalam minuman beralkohol tak sebatas hanya menyebabkan gangguan kesadaran saja, tapi juga akan berdampak serius pada kerusakan jaringan organ vital tubuh seperti ginjal dan hati. Hal itu dikatakannya, dalam program Cerudik di LPPL In Radio, Rabu (11/4/2018) malam, dengan tema Oplosan Tak Oplosan, Miras Sama Bahayanya.

Ia mengatakan, penyebab utama korban meninggal dunia dalam peristiwa miras oplosan yang terjadi baru-baru ini, lebih disebabkan penggunaan zat kimia sejenis methanol yang sebenarnya diperuntukkan sebagai campuran pelarut di industri tekstil dan cat.

"Untuk kasus korban miras oplosan itu, methanol dijadikan bahan oplosannya. Padahal itu kan cairan pelarut di industri tekstil dan cat. Bukan untuk campuran minuman ya," jelasnya.

Saat ditanya tentang arak, yang jadi salah satu produk miras yang mudah dijumpai di Babel, Hermanto mengakui memang minuman ini sangat mudah dijumpai di masyarakat, dan mengatakan arak termasuk salah satu kategori minuman beralkohol golongan A yang memiliki kadar alkohol sebesar empat persen.

"Khusus minuman arak ini, benar mudah dijumpai dan termasuk kategori minuman beralkohol golongan A dengan kadar alkoholnya 4 persen, dan masih dalam batas kadar aman, selama tidak dioplos dengan bahan berbahaya," ungkapnya.

Hermanto juga mengimbau masyarakat Babel agar lebih cerdas, terutama dalam mengkomsumsi obat dan makanan dan tak mudah tergiur harga murah yang ditawarkan.

"Pesan saya jangan tergiur harga murah. Jadilah konsumen cerdas. Cek izin edarnya dan batas kadaluarsanya. Bila perlu bisa konsultasi ke BPOM Babel di call center (0717) 439278/434705," tegasnya. (AB_HK)

Penulis : Abu Bakar || editor : HK

Tidak ada komentar: