LIVE STREAMING

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG - Untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Universitas Terbuka bersama dengan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menandatangani nota kesepakatan kerjasama (MOU), yang dilaksanakan di gedung pertemuan Universitas Terbuka Convention Centre (UTCC) kota Tangerang beberapa waktu yang lalu.

Kepala Unit Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Pangkalpinang, Hasmonel, saat ditemui In Radio menjelaskan, dalam MOU tersebut terdapat tiga point penting yang akan diterapkan dalam pelaksanaan satu tahun kedepan yakni peningkatan kualitas SDM, peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) di Bangka Belitung, serta peningkatan kompetensi para pegawai yang ada di Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Dalam MOU ini ada tiga point penting yakni, peningkatan kualitas SDM di Babel, peningkatan APK perguruan tinggi di babel, serta peningkatan kompetensi para pegawai di babel. Dimana para pegawai yang belum S1, akan di S1 kan dan yang belum S2 pun akan di lanjutkan ke pasca sarjananya sesuai dengan arahan pak Gubernur," ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka Pangkalpinang (UPBJJ-UT) mencatat Angka Partisipasi Kasar (APK) masyarakat masuk Perguruan Tinggi (PT) masih tergolong rendah, karena masih sedikitnya masyarakat yang melanjutkan pendidikan ke peguruan tinggi.

"APK kita hanya 20,1 persen. Masih dibawah rata-rata APK Nasional yakni 30 persen. Dari banyaknya siswa lulusan SMU, SMK dan MA di Babel, yang melanjutkan ke perguruan tinggi hanya 30 persen," tambahnya.

Ia menambahkan, dari hasil survey yang telah dilakukan, hingga saat ini dari 100 persen siswa lulusan SMA/SMK/MA, yang melanjutkan kuliah hanya 30 persen, karena terkendala masalah ekonomi, infrastruktur, serta sulitnya persaingan dalam memasuki universitas termuka yang ada.

"UPBJJ-UT Pangkalpinang bisa menjadi pilihan mereka untuk dapat meneruskan pendidikan, tanpa harus terkendala ruang dan waktu, maupun masalah ekonomi, karena kita menyiapkan kuliah online dan beasiswa pendidikan untuk mahasiswa berprestasi," ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan, untuk menaikkan APK masyarakat masuk perguruan tinggi, UPBJJ-UT terus menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah, BUMN maupun pihak swasta, untuk dapat bersinergi memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tanpa adanya kendala.

Selama ini, dikatakannya UPBJJ-UT telah memberikan beasiswa untuk 60 orang di Bidikmisi, dan di tahun 2018 ini, ada tambahan 30 beasiswa pendamping yang berasal dari dana CSR beberapa perusahaan BUMN dan swasta. 

"Beasiswa ini kita berikan hingga selesai kuliah dengan syarat nilai IPK tetap 3.00," ujarnya.

Dengan upaya-upaya tersebut, UPBJJ-UT bersama pemerintah daerah akan terus bersinergi untuk meningkatkan APK masyarakat, agar sama rata dengan APK secara Nasional.

"Kita menargetkan setiap tahun APK kita naik satu persen, agar kita bisa sama dengan rata- rata APK Nasional, yakni sebesar 30 persen," tegasnya. (nta_HK)

Penulis : Tri Dianita || editor: HK

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]