Sumber Informasi Terpercaya

Full width home advertisement

Live Streaming

PANGKALPINANG

HUMASPRO

BELTIM

BANGKA

BELITUNG

BANGKA TENGAH

BANGKA BARAT

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian ESDM terus berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan listrik, mewujudkan energi yang berkeadilan di seluruh wilayah Indonesia, terutama untuk menerangi wilayah Timur Nusantara.

Rasio elektrifikasi Nasional 2017 tercatat sebesar 95,35 persen. Rasio elektrifikasi ini menggambarkan jumlah rumah tangga yang sudah berlistrik dibandingkan dengan jumlah rumah tangga Nasional.

Sebanyak 62,5 juta atau sekitar 93,03 persen rumah tangga teraliri listrik dari PLN, sementara 1,5 juta atau 2,32 persen rumah tangga mendapat listrik dari off-grid non PLN yang dibangun Pemerintah Daerah, Swasta, Kementerian ESDM, dan rumah tangga berlistrik tanpa kWh meter.

Angka capaian rasio elektrifikasi tersebut, belum termasuk perhitungan program pra-elektrifikasi melalui pembagian Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) pada tahun 2017.

Apabila dimasukkan dalam perhitungan, maka rasio elektrifikasi tahun 2017 mendapat tambahan sebesar 0,02 persen menjadi 95,37 persen. Besaran ini, merupakan hasil koordinasi Ditjen EBTKE dengan PLN dimana data penerima bantuan LTSHE per akhir 2017 sebanyak 7.068 Kepala Keluarga (KK).

Pemerintah saat ini tengah bergerak cepat dengan berkoordinasi secara aktif dan insentif menyusun peraturan lanjutan yang diperlukan dalam rangka mendukung pemanfaatan sumber energi baru terbarukan untuk penyediaan tenaga listrik.

Pemerintah juga memberikan keleluasaan kepada pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan ketahanan listrik di wilayahnya masing-masing. Wilayah Papua misalnya, yang telah membuat independen-grid sendiri.

Selain itu, Pemerintah juga memanfaatkan dana APBD dan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pembiayaan penyambungan listrik gratis kepada rumah tangga miskin & rentan miskin. Pemberian paket LTSHE tersebut, juga menyasar ke 175 ribu KK di tahun 2018, dan 150 ribu KK pada tahun 2019 mendatang. (HK

Sumber : Kementerian Sosial RI (Twitter) #ListrikUntukSemua

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]