Psikolog Anak : Kasus Bayi Dibuang Orangtua, Masuk Perilaku Tidak Normal - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Selasa, April 17, 2018

Psikolog Anak : Kasus Bayi Dibuang Orangtua, Masuk Perilaku Tidak Normal

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG - Psikolog Anak yang juga dosen dari Universitas Bangka Belitung (UBB), Wahyu mengatakan, kasus sosok bayi tak berdosa yang dibuang dan cukup menghebohkan warga beberapa waktu lalu ternyata masuk dalam kategori sebuah perilaku yang tidak normal. 

Ia mengatakan berdasarkan sumber dari Lembaga Kesehatan Dunia (WHO), ada 3 (tiga) kondisi yang mempengaruhi perilaku seseorang dikatakan normal dan tidak normal. Yakni kondisi biologis, psikologis dan sosiologis. Dan khusus kasus bayi yang dibuang ini, menurutnya masuk perilaku tidak normal yang lebih disebabkan kondisi psikologisnya yang terganggu.

Hal ini disampaikannya dalam program Cerudik di LPPL In Radio, dengan tema "Siapa Bertanggungjawab Atas Bayi yang Dibuang", Senin, (16/4/2018) malam. 

Wahyu menjelaskan adapun hal yang membuat orang terkadang bisa nekat melakukan tindakan tidak normal, seperti membuang bayi dan mengakibatkan korban meninggal dikarenakan psikologis yang bersangkutan mendapatkan tekanan luar biasa semisal, karena faktor frustasi menanggung malu sendiri atau alasan ekonomi yang belum siap.

"Jangan selalu disudutkan kepada motif tindakannya.Tapi, coba liat apa pencetus utama kasus ini. Bisa jadi akibat akumulasi frustasi berlebihan, karena stres belum siap menanggung sendiri, atau ekonomi. Banyak faktor untuk hal seperti ini," ungkapnya.

70 persen Perilaku Seseorang Lebih Dipengaruhi Lingkungannya

Saat ditanya apa solusi agar kasus serupa tidak terulang dikemudian hari, Wahyu menekankan pentingnya partisipasi publik mulai dari pamong desa, RT, bahkan sebagai warga untuk sama-sama peduli menjaga daerahnya aman dari tindak asusila dan lainnya.

"Bagaimana cara membuat orang itu bisa peduli, itu intinya. Pamong desa peduli, RT nya peduli, semua peduli dengan apa yang terjadi disekitarnya. Karna hampir 70 persen perilaku seseorang sangat dipengaruhi oleh lingkungannya," terangnya.

Sebelumnya, warga Desa Kace Timur, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan didalam sebuah kantong plastik. Bayi malang ini ditemukan oleh warga dalam kondisi sudah tidak bernyawa, pada Jum'at (13/4/2018) di saluran air menuju kolong retensi Kacang Pedang Pangkalpinang. (AB_HK)

Penulis : Abu Bakar || editor : HK

Tidak ada komentar: