LIVE STREAMING

Post Page Advertisement [Top]

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung M.Sholeh, menerangkan awal mulanya berdirinya Pusat Layanan Autis Bangka Belitung dibiayai melalui anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
(APBN) sedangkan untuk operasional dibebankan kepada daerah (APBD).

Hal ini disampaikan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan saat memperingati hari Autis Sedunia, di Gedung Pusat Layanan Autis, Senin (2/4/2018).

Menurut dirinya, ditengah keterbatasan, Pusat Layanan Autis didirikan sejak 02 Januari 2015 silam merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap anak - anak berkebutuhan khusus agar dapat diberikan penanganan dan pelayanan maksimal.

" Saat ini, 60 orang anak berkebutuhan khusus telah mengikuti program - program pelatihan dengan melibatkan delapan (8) tenaga pendidik, serta tujuh (7) tenaga terapis untuk melatih keterampilan para anak didik yang memiliki kebutuhan khusus secara baik," papar Kadis Pendidikan dan Kebudayaan.

Sementara itu, dalam rangkaian peringatan Hari Autis 2018, Ketua Tim PKK  Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ny.Melati Erzaldi Rosman didaulat menjadi Bunda Peduli Autis bersamaan dengan penobatan Mama Hebat, Anak Hebat, serta Pegawai Pusat Layanan Autis berdedikasi tinggi.

Selain itu, dilakukan pembagian makanan sehat kepada 60 orang anak autis secara simbolis yang diserahkan langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman.

Bukan hanya itu, tidak luput dalam kesempatan tersebut Gubernur Erzaldi dan para tamu undangan disuguhkan dengan penampilan aktraktif anak - anak berkebutuhan khusus dengan penampilan pembacaan puisi, pembacaan Kalam Ilahi, serta melihat hasil kreasi tangan mereka yang memiliki karya tidak kalah hebat dari anak - anak lainnya yang membuat kagum para tamu undangan.

Terakhir, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan pesan kepada masyarakat khususnya kepada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus agar dapat memberikan penanganan yang lebih baik kepada mereka serta melatih para anak - anak autis agar dapat berkembang dan mandiri sebagaimana layaknya anak - anak pada umumnya. (Erw).

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]