Rio Setiadi : Kasus Buang Bayi, Akibat Pergaulan Bebas - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Rabu, April 18, 2018

Rio Setiadi : Kasus Buang Bayi, Akibat Pergaulan Bebas

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG - Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiadi mengatakan kasus penemuan bayi malang yang ditemukan warga di saluran air menuju kolong retensi Kacang Pedang beberapa waktu lalu, adalah akibat nyata dari pergaulan bebas di kalangan remaja yang sudah sangat memprihatikan terjadi saat ini di Provinsi Bangka Belitung.

Hal ini dikatakannya saat dimintai tanggapan oleh Bujang Kudul dan Yak Abu dalam program Cerudik di LPPL In Radio 97,6 FM dalam tema "Siapa Bertanggungjawab Atas Bayi Yang Dibuang ", Senin (16/4/2018) malam lalu.

Rio mengatakan kejadian ini adalah sebuah fenomena gunung es dimana masih ada kasus-kasus serupa dibawahnya, yang lebih parah dan butuh penanganan segera. Menurut dia selaku wakil rakyat, peristiwa tersebut dapat menjadi evaluasi bersama-sama, baik Gubernur, Walikota termasuk para wakil rakyat lainnya untuk dapat menghadirkan kebijakan nyata yang salah satunya berfokus pada menjaga dan menyelamatkan moralitas Anak bangsa.

"Ini bisa menjadi evaluasi kita bersama. Baik itu Gubernurnya, Walikotanya, bahkan kawan-kawan di Dewan. Apakah selama ini sistem kebijakan untuk Anak-anak muda ini sudah berjalan maksimal atau belum melindungi mereka," ungkapnya.

Kota Pangkal Pinang Sudah Memiliki Perda Perlindungan Anak Dan Perempuan

Saat ditanya apa hal paling cepat yang bisa dilakukan setiap orang, agar kasus serupa tidak terjadi kembali. Politisi PKS ini menyampaikan, setiap warga memiliki tanggungjawab bersama dalam menjaga keluarga, bahkan lingkungannya terhadap tindakan-tindakan amoral dan asusila, salah satunya dengan mendukung pelaksanaan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak, di Kota Pangkalpinang.

"Saya sering dapat laporan warga, bahwa tempat seperti Alun-alun kota Pangkalpinang atau ATM, jam 11 malam masih ada Anak-anak muda yang ngumpul-ngumpul. Dak laki, dak bini ape gawe dan kemana mak kek bak e, jangan sampai adanya prostitusi terselubung disitu," tegasnya.

Ia menyatakan sangat setuju dengan adanya Perda Perlindungan Perempuan dan Anak di kota Pangkalpinang ini, dan meminta dukungan dari masyarakat agar dapat menjaga lingkungan terutama Anak-anaknya. "Kita minta masyarakat juga dukung. Dukunglah dengan menjaga Anak-anak kita," pungkasnya. (AB_HK)

Penulis : Abu Bakar ll editor : HK

Tidak ada komentar: