Disbudpar Bangka Barat Gelar Sarasehan Roem-Royen Statement - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Minggu, Mei 06, 2018

Disbudpar Bangka Barat Gelar Sarasehan Roem-Royen Statement

INRADIOFM.COM BANGKA BARAT - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat, begitu mengetahui bahwa Kota Muntok Bangka Barat, Bangka Belitung, memang dikenal sebagai bagian penting dari sejarah perjuangan Indonesia.

Sabtu (5/5/18) bertempat di Museum Timah Muntok , Kegiatan Sarasehan Pelestarian Nilai Sejarah 2018 dengan Tema 'Dari Muntok Untuk Indonesia Roem-Royen Statements' digelar. Kegiatan Sarasehan yang dibuka oleh Bupati Bangka Barat Drs. H. Parhan Ali, MM.  ini sendiri menitikberatkan pada peristiwa Roem Royen atau lebih dikenal sebagai Perjanjian Roem-Royen 7 Mei 1949 yaitu Kesepakatan Indonesia dengan Belanda, sebagai Upaya pengembalian para pemimpin RI yang diasingkan di Muntok kembali ke Yogyakarta.

Kegiatan Sarasehan ini sendiri di Memiliki 4 babak diskusi atau paparan dengan Di moderatori oleh Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dr Yan Megawandi serta dihadiri tokoh tokoh penting Indonesia sebagai narasumber, seperti di antaranya Putri Sulung Moh.Hatta yaitu Prof. Hj Meutia Farida Hatta, DR.dr Rusdi Hoesein selaku Sejarahwan dan Ketua Litbang Yayasan Bung Karno, mantan Menteri Luar Negeri RI, DR. Nurhasan Wirayuda dan Dosen Sejarah Universitas Pendidikan Indonesia Bandung kelahiran Muntok yaitu Prof. Hamid Hasan.

Dr Yan Megawandi selaku moderator dalam Sarasehan kali ini mengatakan Muntok adalah salah satu kota  bersejarah indonesia yang juga menjadi salah satu tempat atau titik perjuangan bangsa indonesia.

"Agenda tahunan Bupati Bangka barat beserta jajaran ini sangat baik sekali, dimana kegiatan ini akan menambah kecintaan kita terhadap bangsa indonesia , Diskusi ini akan membuat kita memahami perjuangan bangsa,  mengenal karakter para pejuang dan ini tentu saja akan menambah kecintaan kita terhadap negara kita" kata Yan Megawandi.

Sementara itu, Suwito SE selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat berharap, kegiatan Pelestarian Nilai Sejarah yang sudah menjadi agenda tetap ini , dapat terus terlaksana dengan bertujuan mengenal sejarah dan menghargai para pahlawan bisa menjadikan kita bangsa yang semakin besar dan maju.

"Saya ingat dengan Kalimat sang Proklamator kita Bung Karno, yang mengatakan Bangsa Besar adalah Bangsa yang menghargai Sejarahnya, Kalimat ini lah yang menjadi acuan kami Disbudpar Babar, untuk terus menjaga sejarah, mengenalkan sejarahnya pada generasi generasi kita selanjutnya" ungkap Suwito (Sabtu 5/5/18)

Salah satu Narasumber yang juga merupakan Putri Sulung Muhammad Hatta yaitu Meutia Hatta berpesan kepada Generasi muda bangsa untuk tetap mempelajari serta memahami tiap tiap proses perjuangan Indonesia dalam mencapai kemerdekaan.

"Khususnya Generasi Muda di pulau Bangka, untuk terus mengenal sejarah, terlebih lagi Bangka memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa indonesia" ungkapnya.

Kegiatan Sarasehan Pelestarian Nilai Sejarah 2018 dengan Tema 'Dari Muntok Untuk Indonesia Roem-Royen Statements' ini di ikuti antusias oleh unsur Forkopimda , Para pelajar SMA dan Mahasiswa serta tokoh masyarakat Kabupaten Bangka Barat.

Tidak ada komentar: