Gubernur Erzaldi Diskusi Bersama Forkopimda Babel dan Instansi Vertikal - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Senin, Mei 14, 2018

Gubernur Erzaldi Diskusi Bersama Forkopimda Babel dan Instansi Vertikal

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG -
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, memimpin langsung Rapat Koordinasi Daerah bersama Forkopimda, instansi vertikal dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yaitu dari Depag, BPS, BI, Imigrasi, KOREM, Danlanud, Danlanal, BKKBN , Kejaksaaan, serta Kepolisian Daerah Bangka Belitung, yang berlangsung di ruang pertemuan Pasir Padi Kantor Gubernur Bangka Belitung, Senin, (14/5/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Abdul Fatah, serta Sekretaris Daerah Yan Megawandi, tampak ikut mendampingi Gubernur membahas perkembangan kondisi di wilayah Bangka Belitung, bersama peserta Rakor yang hadir. Dan memberikan kesempatan kepada OPD serta pimpinan lainnya untuk menyampaikan pandangan serta masukannya.

"Saya beri kesempatan satu persatu kepada seluruh pimpinan yang hadir untuk memberikan pandangan, juga masukannya terhadap kondisi situasi terkini dari berbagai ruang lingkup masing-masing instansinya," ungkapnya.

Salah satu hal yang dibahas, yaitu terkait bulan Ramadhan, pemanfaatan asmara haji, serta kesiapan keberangkatan jamaah Haji Babel. Kakanwil Depag Bangka Belitung M Ridwan mengatakan, untuk tahun ini asmara haji sudah dapat dipergunakan untuk Embarkasi Haji.

Dia juga menjelaskan untuk pembayaran biaya pelunasan Jamaah Haji di wilayah Bangka Belitung, sudah mencapai angka 98% dan ini merupakan nilai tertinggi di Indonesia.

Dikatakannya, Kanwil Depag Bangka Belitung telah melakukan proses manasik haji kepada 1061 calon jamaah yang rencananya akan diberangkatkan pada tanggal 27 Juli mendatang. Ia juga menjelaskan, embarkasi tahun ini digunakan hanya untuk pemberangkatan jamaah menuju Palembang.

"Embarkasi belum dapat digunakan dikarenakan ada beberapa hal yang belum terpenuhi, saat ini asrama haji kita belum memiliki pagar, sementara menurut ketentuannya, Asrama Haji wajib steril," jelasnya.

Di kesempatan itu, Gubernur Erzaldi juga meminta Kepala BPS Bangka Belitung Darwis Sitorus, untuk dapat mengkaji lebih dalam, sektor-sektor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi unggulan daerah, serta dampak permasalahan yang ditimbulkannya, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah dapat terjaga dengan baik, tidak sampai menurun drastis.

"Saya minta Kepala BPS mengkaji lagi sejauh mana pengaruh yang ditimbulkan apabila sektor pertambangan dihentikan, apakah sektor unggulan daerah seperti pertanian, perkebunan, kelautan, serta pariwisata sudah mampu untuk menunjang ekonomi daerah, hal ini sudah semestinya kita kaji secara keseluruhan dan mendalam," ungkap Gubernur.

Menanggapi hal itu, Darwis Sitorus memaparkan kinerja pihaknya. Dikatakannya, BPS Bangka Belitung telah melakukan beberapa survei, diantaranya survei potensi desa, survei biaya hidup, sensus pertanian, serta survei pengukuran ketahanan pangan. (Erw_HK).

Tidak ada komentar: