Meutia Hatta : Jangan Tanggung - tanggung Jika Bekerja Untuk Kepentingan Bangsa. - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Selasa, Mei 08, 2018

Meutia Hatta : Jangan Tanggung - tanggung Jika Bekerja Untuk Kepentingan Bangsa.

INRADIOFM.COM, MUNTOK BANGKA BARAT - Putri sulung dari salah satu tokoh proklamator Indonesia, Prof. Hj. Meutia Hatta menyempatkan berbagi pencerahannya dihadapan ratusan peserta Sarahsehan Sejarah Roem - Royen Statement Memories baru - baru ini di Museum Timah Indonesia di Kota Muntok Kabupaten Bangka Barat, Bangka Belitung, Sabtu (5/5/2018).

Dihadapan peserta yang didominasi oleh kalangan pelajar dan mahasiswa Bangka Belitung ini, Meutia Hatta menekankan tentang nilai berharga dari karakter nasionalisme yang dimiliki oleh para tokoh pendiri Bangsa yang salah satunya ada pada sosok bernama Mohammad Roem.

" Pak Roem. Saya mengenal beliau secara pribadi. Beliau sangat rendah hati orangnya. Anak muda bisa belajar ini," ungkap Meutia.

" ketika saat beliau dipenjara oleh Bung Karno di Madiun, beliau mungkin kecewa tapi tidak diungkapkannya ke publik. Inilah jiwa pemimpin kita kala itu, yang penting jalan apa yang bisa dilakukan untuk Bangsa dan tanah air Indonesia," terang Meutia.

Meutia Hatta yang juga ahli antropologi ini turut mengingatkan dalam sarasehan sejarah ini tentang makna nilai kepemimpinan para tokoh pejuang Indonesia dimasa lalu yang bisa diteladani oleh para generasi muda dimasa sekarang.

" Kalo liat orang saat ini pada suka berantem pada berdebat justru sangat jauh rendah dibawah kepribadian pemimpin kita masa lalu. Mereka tidak bermusuhan, apalagi terang - terangan didepan publik," ungkapnya.

" Anak muda harus menguasai dirinya, jangan asal bikin status atau tulisan yang tidak anda pahami. Karena itu sama sekali tidak menjadikan anda pemimpin masa depan yang baik," pesannya.

Permintaan Khusus Untuk Generasi Muda Bangka Belitung

Diakhir Sarasehan, Meutia Hatta memberikan sebuah pesan khusus yang ditujukkan kepada para generasi muda Bangka Belitung dalam bentuk sebuah pantun sederhana tentang jiwa nasionalisme yang terus dimiliki setiap anak Bangka Belitung.

" Saya ingin berpesan khusus untuk anak muda disini dengan sebuah pantun lama. Berburu kepadang datar dapat rusa pulang kaki, berguru ke palang ajar  bagaikan bunga kembang tak jadi," ungkap Meutia.

" Jadi, jangan tanggung - tanggung dalam bekerja atau berbuat untuk Bangsa dan Negaramu," pesan Meutia mengakhiri. (AB)

Tidak ada komentar: