Pemkab Beltim Siapkan 8.710 Paket Sembako dan Daging - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Senin, Mei 21, 2018

Pemkab Beltim Siapkan 8.710 Paket Sembako dan Daging

INRADIOFM.COM, Manggar, BELTIM - Untuk mengantisipasi kenaikan harga yang terjadi saat menjelang hari raya, Pemkab Beltim akan siapkan paket sembako dan daging sapi beku, bagi warga kurang mampu. Total paket yang diberikan sebanyak 8.710 paket, seharga Rp 40 ribu per paketnya. Paket sembako tersebut berisi, beras premium lima kilogram, gula dua kilogram, minyak goreng dua liter.

Untuk daging beku, ditetapkan harga yang sama perkilo, atau paketnya Rp 40 ribu. Sayangnya paket-paket ini terbatas untuk keluarga kurang mampu saja.

Rencananya, bagi masyarakat umum akan disiapkan paket 10 ton daging dari BUMD Pembangunan Belitung Timur. Diperkirakan harga jual perkilonya Rp 100 ribu untuk masyarakat umum.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Satu Pintu dan Perdagangan (DPMPTSP), Liatim mengatakan saat ini tengah menyiapkan proses lelang untuk seluruh paket. Jika lelang tidak berhasil akan dilakukan penunjukan langsung atau pengadaan langsung.

"Untuk paket warga kurang mampu itu kita subsidi. Biasanya harga perpaket sembako atau daging beku sekitar Rp 100 ribu," kata Liatim, Senin (21/5/2018).

Seperti tahun-tahun sebelumnya, adanya pembagian paket sembako murah ini untuk mengantisipasi tingginya harga barang kebutuhan saat Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, Pemkab Beltim juga akan melakukan operasi pasar.

"Ini untuk nekan tingginya harga kebutuhan. Kita berharap harga-harga dapat stabil," ujarnya.

BUMD Siapkan 10 Ton Untuk Masyarakat Umum

Terpisah BUMD PT Pembangunan Belitung Timur (PBT) akan mendatangkan 10 ton daging sapi beku ke Kabupaten Beltim. Daging tersebut akan dijual bagi masyarakat umum, saat 7 hari jelang Idul Fitri.

Sama seperti tahun lalu, harga perkilo daging akan dipatok Rp 100 ribu perkilo. Saat ini, BUMD tengah bernegosiasi dengan importer daging beku terkait besaran harga untuk sampai ke Belitung Timur.

"Kita sedang usahakan, agar harganya masuk. Soalnya kita minta dengan harga sampai ke gudang kita," kata Direktur Utama, PT PBT, Selamet saat dihubungi Diskominfo Beltim, Senin (21/5/2018).

Ia mengatakan, pihaknya terkendala dengan tempat penyimpanan daging beku atau cold storage. Mengingat, datangnya daging beku milik BUMD, bersamaan dengan paket daging untuk keluarga kurang mampu.

"Makanya kita juga minta agar mobil cold storage dari importir juga dapat standby di sini sampai dagingnya habis. Kita sedang negosiasikan itu, mereka masih menimbang-nimbang, mudah-mudahan dapat," harapnya.

Ia menekankan, penjualan daging beku 10 ton tergantung importir. Jika tidak ditemukan kesepakatan harga, maka penjualan daging beku Rp 100 ribu perkilo terancam tidak jadi dilakukan.

"Ini kan keputusan bisnis. Kita juga tetap ambil ujung seribu dua ribu dari tiap kilo," ungkapnya.

Meski selama ini BUMD lebih banyak berkecimpung di urusan bisnis, namun dikatakannya jika BUMD siap untuk membantu Pemkab Beltim sekiranya dibutuhkan dalam operasi pasar untuk menstabilkan harga.

"Kita kan di bawah Pemerintah Daerah, walau anggaran kita terbatas kita siap. Apalagi kalau cuman untuk daging atau sembako,itu kan perputaran modalnya cepat," ujarnya. (@2!_HK)

Penulis : Fauzi Akbar/
Diskominfo Beltim ll editor : Heri Kurniawan

Tidak ada komentar: