Proposal Belum Dijawab, Bupati dan DPRD Beltim, Datangi Kemenpora - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Kamis, Mei 24, 2018

Proposal Belum Dijawab, Bupati dan DPRD Beltim, Datangi Kemenpora

INRADIOFM.COM, JAKARTA - Pemkab Belitung Timur menanyakan kembali proposal permintaan lampu penerangan untuk stadion ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Sayangnya, Kementerian belum bisa mengabulkannya, mengingat 80 persen anggaran terserap untuk pelaksanaan Asian Games Tahun 2018 ini.

Rombongan Pemkab Beltim, yang berkunjung ke Kemenpora RI terdiri dari Bupati Beltim, Yuslih Ihza, Ketua DPRD Tom Haryono, Wakil Ketua DPRD Yohendra, Kepala Dispora Gustaf Pilandra, Kepala Disbudpar Evi Nardi, Sekretaris DPRD Syahrial, Ketua dan anggota Komisi III DPRD dan Ketua KONI Beltim Santo.

Deputi IV Menteri Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora RI, Mulyana mengatakan Kemenpora RI baru bisa memberikan bantuan pada tahun 2019 atau 2020 mendatang. Saat ini pihaknya tengah fokus ke pembangunan infrastruktur dan sarana venue Asian Games di Jakarta dan Palembang.

"Kita memang untuk bisa memberikan bantuan kepada stakeholder holder olahraga, baik itu Kabupaten/Kota untuk pembangunan sarana infrastruktur olahraga, belum bisa. Memang, tahun ini kami sudah memplot kan dan mungkin nanti untuk teman-teman dari Belitung Timur (bantuan) akan kita kaji di 2019," kata Mulyana saat menerima kunjungan rombongan Pemkab Beltim di Kantor Kemenpora RI, Jakarta Rabu, (23/5/2018).

Namun, Mulyana mengungkapkan, jika seusai pelaksanaan Asian Games Agustus 2018 ini ada 'sisa' peralatan yang dibutuhkan dan masih bisa digunakan, akan diberikan ke Kabupaten Beltim.

"Kalaupun ada tahun ini kita telusuri yang sisa pelaksanaan Asian Games ini, akan kita berikan. Tentunya sisa disini yang masih layak, bisa digunakan dan dimanfaatkan," ucap Mulyana.

Didampingi Kepala Bidang Olahraga Rekreasi, Rihilda dan Kepala Bidang Olahraga Pendidikan Rajab, Mulyana mengungkapkan jika sebelumnya Kemenpora sudah beberapa kali memberikan bantuan untuk Pemkab Beltim. Bantuan di tahun 2016 tersebut untuk pembangunan lapang sepak bola desa dan sarana olahraga rekreasi.

"Akan tetapi, bukan berarti tidak boleh lagi minta bantuan. Untuk Belitung Timur, kita hargai Pak Bupati sama Pak Ketua yang sudah datang kesini artinya tali silaturahmi kita kan terus terjaga," ujarnya.

Jika ingin dapat bantuan secepatnya, Mulyana pun menyarankan agar Pemkab Beltim segera mengajukan bantuan untuk peningkatan kemampuan pelatih di daerah. Khusus untuk bantuan tersebut, Kemenpora masih mempunyai anggaran.

"Kalau untuk peningkatan kemampuan pelatih, kita masih punya, Rp 200 juta untuk tiap Kabupaten/Kota. Nanti bisa dari KONI atau Pengcab Cabor," ungkapnya.

Sementara itu, meski proposal pengajuan bantuan belum bisa dikabulkan, Bupati menekankan bahwa kunjungan ke Kemenpora tidak sia-sia. Kemenpora RI dapat melihat keseriusan Pemkab Beltim untuk membangun keolahragaan di daerah.

"Kalau saya lihat mereka juga sebenarnya punya keinginan kuat untuk bantu kita. Walaupun belum sekarang nanti bisa, mudah-mudahan nanti akan bantuannya dapat lebih banyak," kata Yuslih.

Yuslih berharap dengan Dispora dan KONI Beltim akan terus mencari peluang dan bantuan dari program Kemenpora lainnya.

"Seusai anjuran Pak Deputi kita akan laksanakan. Belum bisa sarana prasarana kita ke peningkatan SDM," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPRD Beltim, Tom Haryono Harun. Ia optimis seusai Asian Games ini bantuan sarana akan dialokasikan ke Kabupaten Beltim.

"Aku yakin kita akan dibantu. Soalnya aku dengar langsung kata-kata Pak Deputi walau dak tersurat tapi beliau simpati dengan kita," ucapnya.

Selain itu menurut Tom, biasanya di akhir tahun sisa anggaran Kementerian masih banyak Silva. Jikalau pun Kementerian tidak membantu secara penuh, APBD siap menanggulangi.

"Beliau kan juga liat keseriusan kita, Bupati sampai datang langsung. Anggaran itu dak kan abis, beliau akan prioritaskan ke daerah yang benar-benar serius," katanya.

Sebelumnya, pada Januari 2018 lalu, Pemkab Beltim sempat mengajukan proposal bantuan lampu arena atau penerangan untuk stadion Belitung Timur. Waktu itu, proposal senilai Rp 10 milyar itu diserahkan langsung ke Menteri Kemenpora Imam Nahrawi.

Imam pun mempersilahkan Deputi terkait untuk menindaklanjuti permohonan. Namun hingga Mei 2018 belum ada kabar pasti terkait proposal. Komisi III DPRD Beltim pun berinisiatif untuk mengajak Bupati dan OPD terkait mengkonfirmasi langsung proposal tersebut. (@2!_HK)

Penulis : Fauzi Akbar || editor : Heri Kurniawan

Tidak ada komentar: