175 Pasukan Kuning Akan Diterjunkan Di Malam Takbiran - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Senin, Juni 11, 2018

175 Pasukan Kuning Akan Diterjunkan Di Malam Takbiran

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANGKepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pangkalpinang, Iwansyah mengatakan, agar dapat memberikan kenyamanan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun 2018 ini, pihaknya akan menerjunkan sebanyak 175 pasukan kuning, khususnya di malam takbiran. Hal ini disampaikan diruang kerjanya, Kamis (7/6/2018).

"Pasukan kita start turun mulai bada Isya, karena justru dimalam takbiran, masih banyak pedagang berjualan, mengingat pembeli mengira harga lebih murah. Mereka ada di 8 titik, utamanya dipasar dan pusat keramaian. Kami targetkan sebelum shubuh, semua sudah bersih," ungkapnya.

"Termasuk saat Sholat Ied di Alun - alun, kita tempatkan personil disana. Karenanya kami harapkan kerjasamanya para jemaah untuk meringankan tugas pasukan kami dengan membersihkan kembali sisa koran masing - masing, selepas sholat Ied ," harapnya.

Ia juga mengatakan, diperlukannya kesadaran yang baik di masyarakat untuk tidak membuang sampah dilahan-lahan yang kosong sebagai tempat sampah liar, dengan memanfaatkan keberadaan armada angkut sampah roda tiga yang melakukan pengangkutan sampah setiap hari di Pangkalpinang.

"Kami mengharapkan pengertian warga, dapat memanfaatkan armada motor sampah kita, untuk mengurangi volume sampah rumah tangga, khususnya yang tinggal dikompleks atau pemukiman," jelasnya

"Kalo hanya Rp. 680,00 perhari atau Rp. 20.000 perbulan, saya rasa warga masih terjangkaulah, ketimbang repot-repot membuang sampah dimana setiap hari. Telepon saja nomor saya langsung untuk pelayanan sampah dinomor 085268177888," tambahnya.

Ia juga sangat berharap kepada Pemerintah Provinsi agar dapat bersama membantu mencarikan solusi tercepat dan realistis, mengingat daya tampung sampah saat ini di kota Pangkalpinang dalam keadaan kritis, dan sangat berdampak pada wajah Pangkalpinang sebagai Ibukota Provinsi Bangka Belitung diantara 34 Provinsi lain di Indonesia.

"Persoalan kita ini adalah keterbatasan lahan, bayangkan volume sampah kita 150 ton setiap hari. Dimana banyak fasilitas pemerintahan, perusahaan bahkan pusat perekonomian, bertumpu di Pangkalpinang. Sangat butuh kerjasama super cepat dan realistis lintas sektoral mengatasi kondisi TPA dalam keadaan yang sudah sangat-sangat kritis ini," harapnya. (AB_HK)

Penulis : Abu Bakar ll editor : Heri Kurniawan

Tidak ada komentar: