Antisipasi Banjir, Pemkab Beltim Gelar Rakor - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Sabtu, Juni 30, 2018

Antisipasi Banjir, Pemkab Beltim Gelar Rakor

INRADIOFM.COM, Manggar, Beltim – Pemkab Belitung Timur menggelar Rapat Koordinasi Pembahasan Antisipasi dan Penanganan Masalah Banjir di Kabupaten Beltim di Ruang Rapat Bupati Beltim, Kamis (28/6/2018) malam. Rapat dipimpin langsung oleh Bupati beltim, Yuslih Ihza.

Hadir dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Beltim, Burhanudin, Kapolres Beltim AKBP. Erwin Siboro, Kajari Beltim Widagdo, Forkopimda, pimpinan OPD, PLN, Telkom serta seluruh camat.

Dalam rakor, seluruh pihak diminta untuk melaporkan kesiapan dan kondisi terkini dari masing-masing posko ataupun titik rawan bencana.

Seusai rapat, Bupati Beltim Yuslih Ihza menegaskan, seluruh elemen sudah berjalan dan siap mengantisipasi kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Posko-posko di seluruh kecamatan yang rawan bencana juga sudah didirikan.

"Tadi seluruh pihak, masing-masing sudah melaporkan kondisi terkini. Intinya kita siap antisipasi cuaca buruk di tahun ini," kata Yuslih.

Untuk operasional Posko, Bupati meminta agar pihak kecamatan dapat menggunakan dana swadaya masing-masing. Mengingat anggaran dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat hanya dapat digunakan saat ada pengungsi.

"Kalau dana darurat yang Rp 288 juta itu belum bisa digunakan. Penggunaannya baru bisa saat sudah ada pengungsi," tegasnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai berita-berita yang tidak jelas sumbernya.

"Saya prihatin dengan banyaknya berita-berita simpang siur mengenai kondisi banjir di Kabupaten Beltim. Ada yang foto banjir dari tahun kemarin dimuat, ada yang nulis rumah hanyut dan lain-lain. Tolong jangan menambah beban, kondisi ini dapat membuat kepanikan di masyarakat," ungkapnya.

Rapat dilakukan terkait ancaman cuaca buruk yang terjadi di Pulau Belitung. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan, kondisi cuaca buruk masih akan terjadi hingga 30 Juni 2018.

Kecamatan dan Desa Diminta Koordinir Kerja Bakti

Di kesempatan yang sama, Wakil Bupati Beltim, Burhanudin memerintahkan agar para Camat dapat segera mengkoordinir warga di tiap-tiap desa untuk gotong royong melaksanakan kerja bakti di lingkungan masing-masing. Kerja bakti difokuskan untuk membersihkan saluran drainase yang tersumbat baik oleh sampah, rumput ataupun lumpur.

"Kita minta camat untuk mengkoordinir tiap desa di bawahnya melaksanakan kerja bakti membersihkan selokan, bandar-bandar dari segala sesuatu yang dapat menghambat air mengalir," kata Burhanudin.

Menurutnya, selain faktor cuaca, kebersihan lingkungan juga jadi penyebab banjir. Dan diakuinya banyak sistem drainase yang tidak berfungsi optimal akibat penumpukan sampah dan sedimen pasir.

"Ini harus segera dibersihkan. Masyarakat harus kita ajak untuk peduli dengan kebersihan lingkungannya," ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta dinas terkait ikut proaktif untuk turun langsung ke lapangan. Tidak hanya menunggu perintah dan bekerja di balik meja kantor.

"Kalau ada drainase atau jalan yang rusak akibat abrasi dapat segera diperbaiki. Begitu juga kalau ada pohon tumbang, kita dapat bersama-sama mengatasi dengan stake holder yang ada," pungkasnya. (HK)

Sumber : Diskominfo Beltim

Tidak ada komentar: